- PT Merdeka Gold Resources Tbk menarik minat investor global untuk pencatatan saham perdana di Bursa Efek Hong Kong.
- Investor berkomitmen menyerap 50 persen saham penawaran dasar guna mendukung pengembangan operasional Tambang Emas Pani di Gorontalo.
- Perusahaan melaksanakan masa penawaran institusi internasional mulai 17 Juni hingga 23 Juni 2026 untuk modal perusahaan.
Suara.com - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengungkapkan investor asing mulai antre membeli jelang pencatatan saham perseroan di Bursa Efek Hong Kong (Hong Kong Stock Exchange/HKEX).
Perseroan menyebut, investor utama atau cornerstone investors telah berkomitmen menyerap 50 persen dari jumlah saham yang ditawarkan dalam penawaran dasar, yang merupakan batas maksimum sesuai ketentuan pencatatan di HKEX.
Dukungan investor tersebut datang dari berbagai kalangan, mulai dari perusahaan pertambangan, perdagangan komoditas, hingga investor keuangan global.
Beberapa nama besar yang tercatat sebagai cornerstone investors antara lain Wanguo Gold Group Limited, CNGR (Hong Kong Material Science & Technology) Co. Limited, Mercuria Holdings (Singapore) Pte. Ltd., Trafigura Pte. Ltd., Glencore International AG, hingga Intera Mining Investment Limited yang merupakan anak usaha JCHX Mining Management Co Ltd. Sementara dari sektor keuangan terdapat Ping An of China Asset Management, GF Fund Management, Eurus Holdings SPC (ORIX), Dymon Asia Multi-Strategy Investment Master Fund, dan Wind Sabre Fund SPC.
Masuknya investor-investor kelas dunia tersebut dinilai menjadi sinyal kuat atas kepercayaan pasar internasional terhadap prospek bisnis Merdeka Gold Resources, terutama pengembangan Tambang Emas Pani di Gorontalo.
Presiden Direktur, Merdeka Gold Resources, Boyke P Abidin mengatakan dukungan investor global merupakan pengakuan terhadap kualitas aset dan kemampuan eksekusi perusahaan.
"Komitmen investor global dalam transaksi ini mencerminkan kepercayaan terhadap kualitas Tambang Emas Pani, kemampuan eksekusi Perseroan, serta prospek pertumbuhan jangka panjang yang kami miliki," ujar Boyke di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Perseroan memulai masa penawaran kepada investor institusi internasional atau bookbuilding mulai 17 Juni hingga 23 Juni 2026. Secara keseluruhan, penawaran global tersebut mewakili sekitar 7 persen modal ditempatkan perusahaan setelah pelaksanaan opsi greenshoe.
Seluruh saham yang ditawarkan merupakan saham sekunder yang dijual oleh pemegang saham minoritas.
Baca Juga: Jelang Pengumuman MSCI, Simak Saham-saham yang Layak Dilirik Hari Ini
Sementara PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebagai pemegang saham pengendali tidak akan menjual sahamnya dan tetap mempertahankan seluruh kepemilikan strategisnya di Merdeka Gold Resources.
Tingginya minat investor tidak lepas dari prospek Tambang Emas Pani yang saat ini memasuki fase pertumbuhan produksi. Sejak melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2025, perusahaan telah mencapai sejumlah tonggak penting, termasuk first gold pour pada Februari 2026 dan penjualan emas perdana pada Maret 2026.
Hingga akhir 2025, Tambang Emas Pani memiliki sumber daya mineral sebesar 7 juta ounce emas dan cadangan bijih sebesar 5,2 juta ounce emas. Setelah adanya tambahan sekitar 445 ribu ounce emas dari Prospek Kolokoa, total estimasi sumber daya mineral Tambang Emas Pani meningkat menjadi 7,4 juta ounce emas.
Ke depan, Merdeka Gold Resources menargetkan kapasitas pengolahan Tambang Emas Pani meningkat menjadi 22 juta ton per tahun pada 2028. Dengan pengembangan tersebut, produksi emas tahunan puncak diproyeksikan mencapai sekitar 545 ribu ounce per tahun, memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu produsen emas utama di kawasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
Tak Hanya Listrik, Limbah Panas Bumi Disulap Jadi Produk Bernilai Ekonomi
-
BI Diprediksi Tahan Suku Bunga di Level 5,50 Persen, Apa Pertimbangannya?
-
Jelang Pengumuman MSCI, Simak Saham-saham yang Layak Dilirik Hari Ini
-
OJK Minta Investor Lakukan Ini Jelang Pengumuman Baru MSCI
-
DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China
-
Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?
-
B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman
-
Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor
-
Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat
-
Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok