- PT Triputra Agro Persada Tbk melalui PT AAPA meluncurkan program SEHATI untuk menyalurkan susu bernutrisi bagi siswa di Berau.
- Pemberian susu bernutrisi secara rutin ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi serta mendukung tumbuh kembang anak usia sekolah dasar.
- Inisiatif sosial ini merupakan bagian dari strategi ESG perusahaan untuk menciptakan generasi mendatang yang sehat dan berdaya saing.
Suara.com - Emiten sawit, PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) melalui anak usahanya PT Anugerah Agung Prima Abadi (AAPA) terus menguatkan sisi dampak berkelanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG). Salah satunya, dengan menggelar program Susu Sehat Bernutrisi (SEHATI).
Program yang merupakan bagian dari TAP Untuk Negeri tersebut menyasar anak-anak usia sekolah di sekitar wilayah operasional perusahaan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
"Melalui distribusi susu bernutrisi secara berkala, perusahaan berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi sekaligus membantu tumbuh kembang anak sejak usia dini," tulis Manajemen TAPG seperti ditulis Jumat (19/6/2026).
Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang diumumkan Kementerian Kesehatan pada 2025, prevalensi stunting nasional telah menurun menjadi 19,8 persen.
Meski demikian, tantangan pemenuhan gizi anak masih menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk sektor swasta.
Melalui program SEHATI, TAPG menjangkau siswa-siswi SDN 001 Muara Lesan dan SDN 001 Lesan Dayak yang berada di sekitar area operasional perusahaan. Bantuan susu bernutrisi diberikan secara rutin sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan anak-anak.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada bantuan jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari investasi sosial perusahaan dalam membangun kualitas SDM di masa depan. Pasalnya, pemenuhan nutrisi sejak usia sekolah dinilai berperan penting dalam mendukung kesehatan, kemampuan belajar, hingga produktivitas generasi mendatang.
Program SEHATI menjadi salah satu implementasi aspek sosial dalam strategi ESG perusahaan. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar, program ini juga memperkuat kesadaran mengenai pentingnya investasi pada kualitas manusia sejak dini.
Baca Juga: GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan
Mengacu pada data UNICEF Indonesia, tantangan nutrisi anak masih menjadi perhatian karena berbagai bentuk malnutrisi, termasuk kekurangan gizi dan defisiensi zat gizi mikro, masih ditemukan di sejumlah daerah. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dinilai penting untuk mempercepat peningkatan kualitas gizi anak Indonesia.
Di tengah target mewujudkan Indonesia Emas 2045, berbagai program yang mendukung kesehatan dan pendidikan anak dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Melalui TAP Untuk Negeri, TAPG menunjukkan bahwa komitmen keberlanjutan perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui pengelolaan bisnis yang bertanggung jawab, tetapi juga lewat kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan sosial dan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis