Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan perwakilan bank sentral China, People's Bank of China (PBOC). [Dok. Kemenkeu]
Baca 10 detik
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengunjungi China pada Juni 2026 untuk mengupayakan penerbitan obligasi negara Panda Bond.
- Pemerintah Indonesia menargetkan perolehan pendanaan sebesar 1 miliar Dolar AS melalui penerbitan surat utang di pasar China.
- Penerbitan Panda Bond bertujuan mendiversifikasi sumber pendanaan pembangunan serta mengurangi tekanan terhadap nilai tukar mata uang Rupiah.
Kendati begitu Purbaya yakin kalau Pemerintah tidak akan menggunakan dana SAL. Bahkan apabila kepepet, ia menjamin tidak akan memakai kas pemerintah tersebut.
Di pertemuan itu juga Purbaya mengungkapkan kalau IMF dan World Bank menawarkan bantuan utang kepada negara-negara yang mengalami kesulitan.
Kedua lembaga internasional itu sudah menyediakan uang 25-30 Miliar Dolar AS (sekitar Rp 429,2 T hingga Rp 515 T). Tapi Purbaya menolak bantuan utang tersebut.
"Sekarang saya belum butuh. Saya punya SAL aja segitu, 25 miliar Dolar AS lebih ya. Jadi kondisi kita aman, defisit terkendali, buffer cukup," jelasnya.
Komentar
Berita Terkait
-
Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit
-
Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI
-
Sisi Protektif Victor Ma Pada Zhao Lusi yang Relate dalam Drama Hidden Love
-
Ternyata STY Diminati Klub Jepang dan China, tapi Memilih Gabung Persija Jakarta
-
Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor
-
Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI
-
Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih
-
Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja
-
Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit
-
Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI
-
Kejati: Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Sepenuhnya, Perbankan Tidak Terafiliasi Dana Ilegal