Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:05 WIB
Shin Tae-yong (Persija Jakarta)
Baca 10 detik
  • Shin Tae-yong resmi memilih melatih Persija Jakarta dan menolak tawaran dari klub Jepang serta China.

  • Faktor kedekatan dan kemudahan adaptasi menjadi alasan utama sang pelatih memilih berkarier di Jakarta.

  • Pengalaman menukangi Timnas Indonesia membuat hubungan emosional sang juru taktik dengan sepak bola lokal sangat kuat.

Suara.com - Shin Tae-yong blak-blakan sejumlah tim yang menginginkan dirinya menjadi pelatih sebelum memutuskan memilih Persija Jakarta. Ia mengaku sejumlah tawaran datang dari Jepang dan China.

Meski begitu, juru formasi asal Korea Selatan itu tidak menyebut secara detail tim yang dimaksudnya. Namun, ia memastikan pilihannya untuk Persija.

"Ada banyak hal kenapa harus memilih Jakarta. Sebelum tawaran dari Persija Jakarta, sudah ada tawaran dari Liga Jepang dan China," kata Shin Tae Yong dikutip dari Youtube Persija.

Shin Tae-yong diperkenalkan sebagai pelatih baru Persija Jakarta dalam jumpa pers di Jakarta International Stadium, Senin (8/6/2026). [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]

Lebih jauh Shin Tae-yong memberikan penjelasan alasannya menolak tawaran klub China dan Jepang. Salah satunya adalah masalah adaptasi sebagai juru formasi anyar.

"Kalau misalnya ke China, mungkin ada kesulitan ya, salah satunya seperti pelatih asing yang baru datang jadi enggak kenal apa-apa. Tetapi kan ya kalau Jakarta saya sangat kenal," kata STY.

Adapun STY memang bukan wajah baru untuk sepak bola Indonesia. Sebelum diresmikan Persija Jakarta, ia adalah pelatih Timnas Indonesia.

Meski belum menyumbang trofi, STY banyak memberikan warna positif buat tim Merah Putih.

Duel Persija Jakarta vs Persib Bandung dalam laga pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026) sore WIB. [Dok. Persija]

Shin Tae-yong pun punya tempat tersendiri bagi pecinta sepak bola Indonesia. Oleh sebab itu, wajar jika ia memilih menukangi Persija.

Adaptasinya tentu akan lebih mudah ketimbang harus bergabung dengan tim dari China atau Jepang.

Baca Juga: Purbaya Rayu Menkeu dan Investor China Beli Panda Bond RI, Dianggap Punya Dana Besar

Load More