Bisnis / Keuangan
Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB
BEI anggap RANS Entertainment lolos syarat Free float. [Ist/Antara]
Baca 10 detik
  • Bursa Efek Indonesia mengonfirmasi PT Rans Entertainment Indonesia Tbk telah memenuhi ketentuan syarat free float untuk penawaran umum perdana.
  • Evaluasi pencatatan saham dilakukan menggunakan regulasi lama karena dokumen permohonan telah diterima BEI sebelum 31 Maret 2026.
  • Struktur kepemilikan saham Rans Entertainment dipastikan mencapai 28,85 persen setelah IPO sehingga memenuhi persyaratan minimum yang ditetapkan BEI.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara mengenai rencana penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) PT Rans Entertainment Indonesia Tbk. Adapun perusahaan telah memenuhi ketentuan free float yang berlaku.

Kepastian tersebut disampaikan menyusul adanya perhatian pasar terhadap struktur kepemilikan saham perusahaan yang akan melantai di bursa tersebut.

Direktur Penilaian Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna menjelaskan bahwa proses evaluasi pencatatan saham PT Rans Entertainment Indonesia Tbk dilakukan berdasarkan regulasi yang berlaku saat dokumen permohonan diterima.

Menurut Nyoman, dokumen permohonan pencatatan saham Perseroan telah diterima BEI sebelum Peraturan Bursa Nomor I-A Tahun 2026 mulai berlaku pada 31 Maret 2026. Karena itu, proses evaluasi tetap mengacu pada ketentuan sebelumnya sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Direksi Nomor Kep-00045/BEI/03-2026 Ketetapan 5.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna. [Suara.com/Rina Anggraeni].

"Sehubungan dengan rencana IPO PT Rans Entertainment Indonesia Tbk, perlu kami sampaikan bahwa dokumen permohonan pencatatan saham Perseroan telah diterima Bursa sebelum berlakunya Peraturan Bursa Nomor I-A Tahun 2026 pada tanggal 31 Maret 2026, maka proses evaluasi dilakukan dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku pada saat permohonan diterima," ujar I Gede Nyoman Yetna dalam jawaban tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

BEI juga menjelaskan bahwa selain saham yang ditawarkan kepada publik dalam IPO sebesar 20,02 persen, Perseroan masih memiliki pemegang saham eksisting yang memenuhi kriteria free float sesuai ketentuan pasar modal.

Dengan komposisi tersebut, porsi saham free float PT Rans Entertainment Indonesia Tbk setelah IPO diperkirakan mencapai sekitar 28,85 persen. Angka tersebut berada di atas batas minimum yang dipersyaratkan untuk perusahaan tercatat di BEI.

Nyoman menegaskan bahwa berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan Bursa, struktur kepemilikan saham Perseroan setelah IPO telah memenuhi seluruh ketentuan free float yang berlaku.

"Oleh karena itu, struktur kepemilikan saham Perseroan setelah IPO telah memenuhi ketentuan free float yang berlaku," imbuhnya.

Baca Juga: MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

Load More