- PT Telkom Indonesia mencatatkan kenaikan dividen sebesar 22 persen pada tahun 2026 dibandingkan periode sebelumnya sebesar 21,05 persen.
- Prestasi keuangan tersebut dipaparkan dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta pada Rabu, 24 Juni 2026.
- DPR RI mengapresiasi kinerja Dian Siswarini sekaligus mendorong PT Telkom memperkuat transformasi digital guna mendukung sektor ekonomi kreatif nasional.
Suara.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh raksasa telekomunikasi pelat merah, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Di bawah kepemimpinan Dian Siswarini, perusahaan ini berhasil mencatatkan setoran dividen yang melampaui capaian tahun-tahun sebelumnya.
Keberhasilan ini pun mendapat respons positif dan apresiasi tinggi dari kalangan parlemen, khususnya dari fraksi Partai Golkar.
Dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (24/6/2026), PT Telkom memaparkan data keuangan yang menunjukkan tren pertumbuhan positif pada aspek pembagian keuntungan.
Pada tahun 2026, dividen yang berhasil dicapai menyentuh angka 22 persen. Angka ini terdiri dari porsi 11,46 persen untuk pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas dan 10,54 persen bagi pemegang saham publik.
Capaian tersebut merupakan kenaikan signifikan jika dibandingkan dengan periode 2025, di mana dividen PT Telkom berada di level 21,05 persen (10,96 persen untuk pemerintah dan 10,08 persen untuk pemegang saham).
Tren kenaikan ini dinilai sebagai bukti efektivitas strategi bisnis perusahaan di tengah tantangan global.
Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Firnando H Ganinduto, memberikan pujian terbuka atas prestasi tersebut.
Menurutnya, setoran dividen yang besar memiliki dampak langsung terhadap program-pununan pembangunan yang menyentuh rakyat kecil.
"Dalam presentasi ibu, dividen PT Telkom ini tertinggi. Kami mengapresiasinya, karena dividen itu untuk rakyat juga," kata Firnando.
Baca Juga: Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
Dorongan Transformasi dan Penguatan Talenta Digital
Meski memberikan pujian terhadap angka-angka di atas kertas, Firnando yang merupakan legislator muda ini memberikan catatan kritis agar PT Telkom tidak berpuas diri.
Ia mengingatkan, dunia ekonomi kreatif di Indonesia saat ini tengah mengalami perkembangan yang sangat pesat namun penuh tekanan.
Menurutnya, PT Telkom harus hadir sebagai tulang punggung (backbone) digital yang mampu mengimbangi dinamika tersebut.
Firnando menekankan, transformasi bukan sekadar slogan, melainkan keharusan untuk mengiringi langkah pemerintah yang sedang gencar mendorong sektor ekonomi kreatif.
Ia mengkhawatirkan adanya gap antara infrastruktur telekomunikasi dengan kebutuhan para pelaku industri digital saat ini.
Berita Terkait
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
Debat Panas PDIP ke Menkop: Koperasi Merah Putih Gak Jelas, Buka di Samping Kuburan!
-
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom
-
RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun
-
Bela Rudy Masud, Waketum Golkar: Beliau Pemimpin Low Profile dan Tidak Anti Dialog
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?
-
Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim
-
Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg
-
Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!
-
Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!