- PT Telkom Indonesia mencatatkan kenaikan dividen sebesar 22 persen pada tahun 2026 dibandingkan periode sebelumnya sebesar 21,05 persen.
- Prestasi keuangan tersebut dipaparkan dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta pada Rabu, 24 Juni 2026.
- DPR RI mengapresiasi kinerja Dian Siswarini sekaligus mendorong PT Telkom memperkuat transformasi digital guna mendukung sektor ekonomi kreatif nasional.
"Kedua, dunia ekonomi kreatif saat ini sedang kejang-kejangnya. Ada tekanan pemerintah, otomatis digital, talenta digital harus mengikuti ibu. PT Telkom jangan ketinggalan dari ekonomi kreatif," katanya.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya kepemilikan sumber daya manusia atau talenta digital yang mumpuni di dalam internal perusahaan.
Tanpa talenta yang memahami arah gerak teknologi masa depan, investasi infrastruktur yang dilakukan Telkom dikhawatirkan akan sia-sia dan tertinggal oleh pemain-pemain di industri ekonomi kreatif.
"PT Telkom harus ada digital talenta, jangan sampai dunia teknologi terus bergerak, Telkom ketinggalan. Ini yang sama-sama kita jaga," kata dia.
Kepercayaan Pemerintah pada Sosok Dian Siswarini
Dalam kesempatan yang sama, Firnando juga memberikan ucapan selamat kepada Dian Siswarini yang kembali mendapatkan amanah dari pemerintah untuk menduduki kursi Direktur Utama PT Telkom Indonesia.
Penunjukan kembali ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah puas dengan kinerja manajemen saat ini dalam mengarungi birokrasi BUMN yang kompleks.
Firnando sedikit bernostalgia saat awal mula Dian beralih dari sektor swasta menuju perusahaan negara.
Ia mengakui, tantangan budaya kerja dan birokrasi di lingkungan BUMN jauh lebih berat dibandingkan perusahaan swasta murni. Namun, Dian terbukti mampu beradaptasi dan memberikan hasil nyata.
Baca Juga: Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
"Kami ingin memberikan selamat atas penunjukan kembali Ibu sebagai Dirut Telkom. Saya ingat waktu itu ibu pertama kali menjadi dirut, pindah dari swasta. Di ruangan ini pula saya bilang ke Ibu agar berhati-hati. PT Telkom ini berbeda dengan swasta, birokrasinya luar biasa. Kini Ibu kembali terpilih, artinya Ibu berprestasi," katanya.
Berita Terkait
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
Debat Panas PDIP ke Menkop: Koperasi Merah Putih Gak Jelas, Buka di Samping Kuburan!
-
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom
-
RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun
-
Bela Rudy Masud, Waketum Golkar: Beliau Pemimpin Low Profile dan Tidak Anti Dialog
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?
-
Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim