- Kebakaran melanda dua warung dan satu rumah di Jalan Laut Benda, Jakarta Timur, pada Rabu dini hari.
- Sudin Gulkarmat mengerahkan 70 personel untuk memadamkan api yang diduga berasal dari korsleting listrik di lokasi.
- Sebanyak 18 jiwa berhasil dievakuasi dengan selamat, namun kerugian materiil ditaksir mencapai angka dua ratus juta rupiah.
Suara.com - Warga Jalan Laut Benda, Duren Sawit, Jakarta Timur, dikejutkan oleh amuk si jago merah pada Rabu (22/5/2024) dini hari.
Dua warung kelontong dan satu rumah tinggal ludes terbakar saat penghuninya tengah terlelap.
Peristiwa ini menyisakan trauma mendalam bagi Badriah, pemilik warung yang menjadi korban. Ia mengisahkan detik-detik mencekam saat api mulai berkobar.
"Saya lagi tidur, dengar teriakan kebakaran, terus saya langsung bangun, bangunin suami juga, karena saya dengar bunyi gitu," kata Badriah di lokasi kejadian, Rabu.
Kepanikan luar biasa melanda warga sekitar. Mereka berhamburan keluar rumah demi menyelamatkan diri. Api dengan cepat membesar karena banyaknya material mudah terbakar di dalam warung, termasuk stok bensin eceran.
"Terus, kita langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran," lanjut Badriah.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur merespons cepat laporan tersebut dengan mengerahkan 14 unit mobil pemadam dan 70 personel ke lokasi. Petugas berjibaku melokalisir api agar tidak merembet ke pemukiman padat lainnya.
Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengonfirmasi bahwa seluruh penghuni berhasil dievakuasi.
"Sekitar delapan kepala keluarga dengan total 18 jiwa selamat dari insiden tersebut," jelasnya.
Baca Juga: Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai angka yang cukup besar.
"Kerugian diperkirakan sekira Rp200 juta. Penyebabnya diduga karena korsleting listrik," tutur Abdul.
Operasi pemadaman yang dimulai pukul 03.44 WIB tersebut dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 05.32 WIB.
"Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini," pungkas Abdul. (Antara)
Berita Terkait
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang
-
Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam
-
Aturan Kemasan Polos Rokok Dinilai Bisa Bikin Pendapatan Pedagang Makin Seret
-
Bukan Gas Alam, Polisi Selidiki Unsur Pidana di Balik 126 Teror Api Sleman
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia