- Mata uang rupiah melemah ke level Rp17.956 per dolar AS pada pembukaan pasar keuangan hari Rabu, 1 Juli 2026.
- Kondisi pelemahan nilai tukar tersebut menyebabkan harga jual dolar AS di sejumlah bank nasional menembus angka Rp18.000.
- Empat bank besar yakni Mandiri, BNI, BRI, dan BCA telah menyesuaikan kurs transaksi dolar AS sesuai kondisi pasar terkini.
Suara.com - Tekanan terhadap pasar keuangan Indonesia masih berlanjut. Pasalnya, pada pembukaan pagi ini, Rabu (1/7/2026), mata uang Garuda mengalami pelemahan kel level Rp17.956 dolar Amerika Serikat (AS).
Kondisi ini membuat harga dolar AS menjadi mahal. Bahkan, beberapa bank mulai menjual dolar AS di atas Rp18.000.
Berikut ini daftar harga dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA:
1. PT Bank Mandiri Tbk (Persero)
Mengacu pada data terbaru, kurs beli USD (E-Rate) berada di level Rp17.965 dengan kurs jual Rp17.995. Sementara untuk kategori TT Counter/Bank Notes, dipatok pada kisaran Rp17.730 (beli) dan Rp18.030 (jual).
2. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI)
BNI menetapkan kurs beli USD (E-Rate) di level Rp17.935 kurs jual Rp17.965. Untuk transaksi melalui TT Counter/Bank Notes, harga beli berada di Rp17.920 dan harga jual menyentuh Rp18.020
3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI)
BRI mematok kurs beli USD (E-Rate) sebesar Rp17.835 dengan kurs jual Rp17.991.Sedangkan pada posisi TT Counter/Bank Notes, angkanya berada di level Rp17.750(beli) dan Rp18.050 (jual).
Baca Juga: BBCA Undervalued, Saatnya Serok atau Harga Sahamnya Bisa Turun Lagi?
4. PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
BCA menetapkan kurs beli USD (E-Rate) di posisi Rp17.765 dan kurs jual Rp17.950 Untuk layanan TT Counter/Bank Notes, nasabah dikenakan kurs beli Rp17.765 dan kurs jual Rp18.040.
Berita Terkait
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855
-
Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS
-
Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek
-
Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
Terkini
-
BBCA Undervalued, Saatnya Serok atau Harga Sahamnya Bisa Turun Lagi?
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Iran Tolak Temui Utusan AS, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik
-
Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Telur Kompak Turun, Minyak Goreng Kemasan Masih Merangkak Naik
-
Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 1 Juli 2026
-
IHSG Sempat Dibuka Melemah Tapi Langsung Hijau, BBCA Masih Dijual Asing
-
Misbakhun Sebut Sentimen Negatif Jadi Penyebab IHSG Anjlok Meski Fundamental Ekonomi Kuat
-
Tok! Tarif Listrik Juli - September 2026 Tidak Naik!
-
Kinerja Emiten Tak Jelek, Misbakhun Heran IHSG Terus Anjlok