Bisnis / Keuangan
Senin, 22 Juni 2026 | 16:00 WIB
Nilai Tukar rupiah masih meloyo hari Ini. [Antara].
Baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah ditutup melemah ke level Rp17.843 per dolar AS pada perdagangan Senin, 22 Juni 2026.
  • Pelemahan terjadi akibat sikap waspada investor menanti pengumuman MSCI serta sentimen negatif terkait prospek perdamaian Timur Tengah.
  • Mayoritas mata uang Asia turut mengalami pelemahan serupa terhadap dolar AS kecuali mata uang baht asal Thailand.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terperosok jatuh hingga akhir perdagangan, Senin, 22 Juni 2026. Pelemahan rupiah ini terus berlangsung dari awal higga akhir perdagangan.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup  ke level Rp17.843 per dolar AS atau melemah 39 poin atau 0,02 persen dari hari sebelumnya di level Rp 17.804  per dolar AS.

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, pelemahan rupiah ini disebabkan investor menunggu keputusan MSCI.

"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off domestik, dengan investor cenderung berhati-hati mengantisipasi pengumuman MSCI dalam 1-2 hari kedepan," katanya saat dihubungi Suara.com.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dia menambahkan, rupiah tidak sendirian, mata uang Asia juga pada umumnya melemah dan indeks dolar AS naik. Salah satunya, investor merespon negatif perkembangan seputar prospek perdamaian di timteng yang permanen.

"Rupiah mungkin masih akan tertekan selama sebelum pengumuman MSCI," jelasnya.

Sementara itu, mata uang Asia juga mengalami pelemahan.

Salah satunya, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,57 persen. Disusul peso Filipina yang ditutup anjlok 0,56 persen.

Selanjutnya ada rupee India yang tertekan 0,41 persen dan ringgit Malaysia terkikis 0,37 persen. Lalu ada yen Jepang terkoreksi 0,3 persen.

Baca Juga: Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Berikutnya, dolar Singapura turun 0,19 persen dan dolar Taiwan yang sudah ditutup tertekan 0,17 persen. Lalu yuan China turun 0,14 persen. Sedangkan, dolar Hong Kong terlihat melemah tipis 0,04 persen terhadap the greenback.

Sementara Itu, baht Thailand menjadi satu-satunya mata uang yang menguat terhadap dolar AS setelah menguat 0,06 persen pada hari ini.

Load More