- IHSG diprediksi rawan terkoreksi pada perdagangan hari ini karena gagal menembus level resistance di angka 6.300.
- Analisis BNI Sekuritas menetapkan kisaran level support IHSG berada di rentang 6.100 hingga 6.200 untuk hari ini.
- Sentimen negatif pasar global akibat lonjakan harga minyak memicu tekanan pada bursa saham Amerika dan Asia.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berada dalam posisi yang rawan koreksi pada perdagangan hari ini. Kendati pada perdagangan kemarin IHSG ditutup menguat sebesar 0,91% dengan catatan aksi beli bersih (net buy) asing mencapai sekitar Rp157 miliar, potensi penguatan lanjutan dinilai masih terbatas. Adapun saham-saham yang paling banyak dibeli oleh pemodal asing pada hari sebelumnya meliputi TPIA, BRPT, BBRI, BNBR, dan CUAN.
Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP®, menyoroti batas kritis pergerakan indeks untuk perdagangan hari ini.
"IHSG masih rentan koreksi, sepanjang gagal break resistance di 6300," kata Fanny Suherman, CFP®.
Berdasarkan analisis teknikal BNI Sekuritas, kisaran level support IHSG hari ini berada di rentang 6.100 hingga 6.200. Sementara itu, area resistance kuat diproyeksikan berada pada rentang level 6.300 hingga 6.320.
Sebagai acuan investasi hari ini, BNI Sekuritas merekomendasikan enam ide perdagangan (trading idea) saham yang dapat dicermati:
TINS (Buy on Weakness) Area Beli: 3550–3570 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 3510 Target Terdekat: 3600–3680
PTRO (Buy on Weakness) Area Beli: 4090–4120 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 4050 Target Terdekat: 4140–4200
RAJA (Speculative Buy) Area Beli: 900–915 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 880 Target Terdekat: 925–940
SSIA (Speculative Buy) Area Beli: 1720–1740 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 1710 Target Terdekat: 1750–1790
Baca Juga: AS dan Iran Saling Gempur 8 Malam Berturut-turut, Harga Minyak Melonjak Tajam!
UNVR (Speculative Buy) Area Beli: 1730–1735 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 1710 Target Terdekat: 1760–1780
ELSA (Speculative Buy) Area Beli: 650–655 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 640 Target Terdekat: 670–685
Sentimen Global: Wall Street dan Bursa Asia Tertekan Lonjakan Energi
Kekhawatiran yang membayangi pergerakan IHSG tidak terlepas dari tekanan yang terjadi di pasar keuangan global. Indeks-indeks saham utama di Wall Street kompak ditutup melemah pada perdagangan Senin (20/7).
Kenaikan tajam harga minyak akibat memanasnya konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran menjadi beban utama sentimen investor, meskipun saham-saham sektor semikonduktor mulai menunjukkan sinyal pemulihan (rebound).
Pada penutupan bursa AS, indeks S&P 500 turun 0,19%, Nasdaq Composite terkoreksi tipis 0,05%, dan Dow Jones Industrial Average merosot 0,59%. Pelemahan Dow Jones dipicu oleh anjloknya saham Apple lebih dari 2%.
Berita Terkait
-
Amerika Bom Iran, Rupiah Tersungkur
-
Harga Minyak Dunia Turun Begitu Iran Nyatakan Siap Negosiasi dengan Syarat
-
IHSG Tetap Menghijau Hingga Akhir Perdagangan, TPIA dan BNBR Diserok
-
Fakta BBM B50: Tidak Direkomendasikan untuk Semua Jenis Mobil Diesel
-
Astra (ASII) Kantongi Restu Buyback Saham Senilai Rp8 Triliun
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan