Bisnis / Makro
Selasa, 21 Juli 2026 | 07:31 WIB
Ilustrasi. [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
Baca 10 detik
  • IHSG diprediksi rawan terkoreksi pada perdagangan hari ini karena gagal menembus level resistance di angka 6.300.
  • Analisis BNI Sekuritas menetapkan kisaran level support IHSG berada di rentang 6.100 hingga 6.200 untuk hari ini.
  • Sentimen negatif pasar global akibat lonjakan harga minyak memicu tekanan pada bursa saham Amerika dan Asia.

Sentimen pasar global sempat membaik pada sesi pagi setelah juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menyatakan bahwa saluran diplomasi masih terbuka melalui negara perantara.

Namun, harga minyak kembali melonjak setelah Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa Iran akan "membayar berkali-kali lipat" atas tewasnya tiga personel militer AS dalam serangan terbaru.

Di tengah tekanan tersebut, saham semikonduktor AS bangkit dari aksi jual pekan lalu, dipimpin Micron Technology (naik hampir 2%), Astera Labs (naik 1,9%), Teradyne (melonjak 3,5%), dan AMD (bertambah 1,6%).

Di kawasan regional, bursa saham Asia mayoritas bergerak melemah pada perdagangan Senin (20/7) setelah lonjakan harga minyak mentah menembus level US$ 90 per barel, yang memicu kembali kekhawatiran inflasi.

Minyak mentah Brent ditutup di level US$ 89,22 per barel, sementara jenis WTI berada di posisi US$ 83,23 per barel. Escalasi militer AS yang melancarkan serangan hari kesembilan secara berturut-turut serta balasan dari Iran turut mengganggu lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz.

Di tengah kondisi bursa Jepang yang tutup karena libur nasional, indeks Kospi Korea Selatan anjlok 4,5%, Kosdaq menurun 5,3%, dan ASX 200 Australia berkurang 0,06%. Berbeda dengan tren kawasan, pasar saham China justru menguat 1,5% dan Hang Seng Hong Kong melesat 2,36%.

Desclaimer: Artikel ini disajikan murni sebagai produk informasi jurnalistik dan edukasi pasar modal berdasarkan rilis riset resmi BNI Sekuritas serta data pasar global. Seluruh data keuangan, angka indeks, dan rekomendasi saham bersifat dinamis serta dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti fluktuasi riil di pasar saham. Aktivitas investasi dan perdagangan saham mengandung risiko kerugian finansial yang tinggi. Pembaca diharapkan bijak serta melakukan analisis mandiri secara mendalam (Due Diligence) sebelum mengambil tindakan transaksi keuangan.

Load More