Bisnis / Energi
Selasa, 21 Juli 2026 | 17:49 WIB
PT Pindad, yang terkenal sebagai produsen senjata dan alat pertahanan negara, akan memproduksi tabung gas CNG. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • PT Pindad akan memproduksi tabung gas CNG.
  • Kementerian ESDM menargetkan uji coba tabung CNG kepada masyarakat di kota besar Pulau Jawa mulai Juli 2026.
  • Pengembangan tabung CNG dilakukan guna menekan ketergantungan impor LPG yang membebani devisa negara hingga ratusan triliun rupiah.

Suara.com - PT Pindad (Persero), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dikenal sebagai produsen senjata, sebentar lagi akan turun gunung untuk memproduksi tabung gas CNG atau compressed natural gas.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pengembangan tabung CNG masih dalam proses uji coba di China. Usai proses tersebut akan dibawa ke Indonesia dan dilakukan kerja sama dengan PT Pindad.

"Masih dilakukan uji coba di China, habis itu kita melakukan kerja sama dengan perusahaan BUMN yang ada di sini. Kita akan melakukan dengan Pindad nanti," kata Bahlil saat ditemui wartawan di Jakarta Convention Center, Jakarta pada Selasa (21/7/2026).

Tantangan utama pengembangan CNG terletak pada spesifikasi tabungnya. Dengan tekanan hingga 20 kali lipat dibanding LPG, CNG memerlukan tabung khusus—terlebih jika nantinya dikemas dalam ukuran 3 kilogram layaknya LPG bersubsidi yang saat ini beredar di masyarakat.

Kementerian ESDM menargetkan proses uji pada tabung akan rampung pada Juli ini. Setelahnya akan dilakukan uji coba kepada masyarakat yang menyasar kota-kota besar, khususnya di Pulau Jawa, seperti Jakarta.

Adapun pengembangan CNG guna menekan ketergantungan terhadap impor LPG. Tercatat setiap tahunnya impor LPG mencapai 8,6 juta ton. Aktivitas impor tersebut tercatat menguras devisa berkisar antara Rp120 triliun hingga Rp150 triliun per tahun, dengan risiko pembengkakan jika harga minyak mentah dunia melonjak.

Ini bukan pertama kalinya Pindad diberi tugas yang agak jauh kaitannya dengan senjata dan alat pertahanan. Sebelumnya Pindad juga pernah ditugaskan Presiden Prabowo Subianto untuk mengembangkan dan memproduksi becak listrik.

Adapun becak listrik ini, seperti diklaim Pindad dalam akun media sosialnya, sudah diproduksi ribuan unit.

Sementara soal tabung gas CNG, Pindad belum memberikan penjalasan resmi termasuk soal pabrik atau fasilitas produksinya dan berapa kapasitas produksi jika pabrik sudah ada.

Baca Juga: Juli 2026, Pemerintah Mulai Produksi CNG Rumah Tangga Pengganti LPG

Load More