- Pemerintah menargetkan pembangunan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih hingga akhir 2026 guna mendukung swasembada protein nasional.
- Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengoordinasikan pembangunan fasilitas penunjang untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan serta memperkuat ketahanan pangan.
- Penyediaan sarana seperti cold storage dan balai lelang bertujuan memutus ketergantungan nelayan terhadap praktik penjualan oleh tengkulak.
Suara.com - Pemerintah menargetkan pembangunan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih selesai hingga akhir 2026, meski hingga pertengahan tahun belum ada 100 kampung yang sudah dibangun.
Adapun program tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis sektor perikanan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan pihaknya baru saja menggelar rapat koordinasi untuk mengawal pelaksanaan program tersebut. Menurut dia, program menjadi salah satu prioritas setelah pemerintah mulai mengalihkan fokus dari swasembada karbohidrat ke swasembada protein.
"Saudara-saudara, kita baru saja rapat di sini. Kan soal karbohidrat sudah selesai, sukses, ya. Nah, sekarang perintah Bapak Presiden, kita fokus, kita swasembada, bahkan ingin menjadi eksportir terbesar protein ikan, khususnya. Ikan, udang, ya," kata Zulhas kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).
Ia menjelaskan rapat tersebut juga membahas langkah-langkah untuk memastikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih berjalan sesuai target.
"Nah, tadi kami rapat koordinasi untuk mengawal, mengamankan, mensukseskan, satu, Kampung Nelayan Merah Putih," ujarnya.
Saat ditanya mengenai target pembangunan hingga akhir tahun, Zulhas memastikan jumlah Kampung Nelayan Merah Putih yang akan dibangun mencapai 1.369 lokasi.
Zulhas mengatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat posisi tawar nelayan melalui penyediaan berbagai fasilitas penunjang, seperti balai lelang, cold storage, pabrik es, hingga tambatan kapal.
Menurut dia, kehadiran sarana tersebut diharapkan membuat nelayan tidak lagi bergantung kepada tengkulak ketika menjual hasil tangkapan.
Baca Juga: Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung
"Kalau dia bawa ikan banyak, ditawar murah-murah tengkulak, dia bisa nggak jual, ditaruh dulu di cold storage. Kalau nggak laku juga, koperasi beli. Kerja sama sama SPPG, gitu," ujar Zulhas.
Ia mengungkapkan saat ini sudah ada 65 Kampung Nelayan Merah Putih yang dibangun dan pemerintah menargetkan jumlah tersebut terus bertambah hingga mencapai target pada akhir tahun.
"Sudah 65. Menuju 100," kata Zulhas.
Tag
Berita Terkait
-
Abaikan Peringatan Keras Zulhas, PAN Pecat Bupati Lombok Barat Usai Terjaring OTT KPK
-
Banyak Penyalahgunaan! Zulhas Minta Sebulan Bereskan MBG Sebelum Lapor Prabowo
-
Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas
-
Zulhas Dorong Sektor Lain Ikuti Langkah Cepat Jalankan Perdagangan Karbon
-
Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Pemerintah Akan Rampungkan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih Tahun Ini, Yang Jadi Baru 65
-
Harga Sawit Riau Menguat Kembali, Mitra Swadaya Tembus Rp3.846 per Kg
-
AIESEC in UNJ Sukses Selenggarakan AFL Summer Peak, Cetak Pemimpin Muda Berdampak Sosial
-
Purbaya Terbitkan Panda Bond 23 Juli, Target Kantongi Utang Rp 17,8 T dari China
-
KPK Bongkar Dugaan Gratifikasi Bupati Lombok Barat, Uangnya Dipakai Beli Tanah
-
Enggak Cuma Senjata dan Becak, Pindad Juga Akan Bikin Tabung Gas CNG
-
Tidak Harus Lulus Cepat: Fenomena Gap Year dan Pendidikan Non-Linear
-
Prabowo Evaluasi Seluruh Tindak-Tanduk Kabinet, Gaya Selengean Dody Hanggodo Tak Luput Disorot
-
Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Siap Meluncur, Ini Bocorannya
-
Jangan Ragu Sama BBTN, Cuannya Tebel Saham Bisa Melenggang ke Rp1.500