- Menteri Keuangan Purbaya menyatakan Kemenkeu dan BI berkoordinasi erat terkait perbedaan data likuiditas perbankan.
- Kedua lembaga mempererat sinergi melalui pertukaran pejabat tinggi antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia.
- Purbaya menilai kinerja Bank Indonesia sudah sangat baik dengan pencapaian pertumbuhan kredit mencapai 11,5 persen.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim kalau hubungan antara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Bank Indonesia (BI) terus dijalankan dengan koordinasi erat.
Hal ini menanggapi soal polemik data likuiditas perbankan, yang mana Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti sempat membantah Purbaya kalau likuiditas perbankan saat ini dalam kondisi terjaga, bukan kering.
Menkeu Purbaya menyebut kalau keringnya likuiditas bank ia jabarkan saat Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI pada 15 Juli 2026 lalu. Sementara komentar petinggi BI adalah informasi terbaru.
"Jadi kami dengan bank sentral berkoordinasi amat erat untuk masalah likuiditas. Kalau saya ngomong kan beberapa minggu yang lalu. Ibu Destri kan ngomongnya kemarin, sudah membaik ya sudah membaik kalau sekarang sih," katanya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Juli 2026, dikutip Rabu (22/7/2026).
Koordinasi erat antara otoritas fiskal dan moneter ini kemudian dibuktikan Purbaya lewat 'tukar guling' antara pejabat Kemenkeu dan BI beberapa waktu lalu.
Kala itu, Thomas Djiwandono yang merupakan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) sekaligus keponakan Presiden RI Prabowo Subianto bertukar jabatan dengan Juda Agung yang saat itu masih menjadi Deputi Gubernur BI.
"Jadi sinerginya amat bagus. Bahkan saya impor tuh Deputi Gubernur Bank Sentral jadi Wamen saya nih. Saya ekspor Wamen saya jadi Deputi Gubernur sana. Itu jadi untuk mengikatkan, mendekat, mempererat koordinasi antara kami dengan bank sentral," lanjutnya.
Kini setiap agenda Rapat Dewan Gubernur BI, Purbaya menugaskan Juda Agung selaku perwakilan Kemenkeu untuk ikut hadir di sana.
"Setiap RDG sekarang Pak Juda berangkat ke sana. Jadi enggak ada miss yang terlalu besar," imbuhnya.
Baca Juga: BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi
Lebih lanjut Purbaya kembali memuji BI kalau otoritas moneter itu sudah melakukan kinerjanya dengan baik karena pertumbuhan kredit naik 11,5 persen.
"Saya pikir Bank Sentral sudah melakukan kerjanya dengan amat baik sehingga kreditnya tumbuh 11,5 persen. Itu indikasi bahwa kebijakan dimonitor dan diarahkan dengan baik," jelasnya.
Berita Terkait
-
BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi
-
Keponakan Prabowo Berikan Syarat Pembelian Dolar AS di Atas US$10.000
-
Jangan Anggap Sepele BI Rate, Dampaknya bagi Masyarakat yang Punya Utang Bank
-
Kredit Nganggur Bank Tembus Rp2.490 Triliun
-
Purbaya Sebut Pembangunan PFII Dibiayai Danantara, Tapi Sebagian Bisa dari APBN
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Heboh Isu Babinsa Bakal Awasi Wajib Pajak, Begini Penjelasan Tegas TNI AD
-
Purbaya Klaim Hubungan Kemenkeu & BI Solid, Buktikan Lewat 'Tukar Guling' Pejabat
-
iCAR V23 Tawarkan Boxy SUV Bergaya Ikonik, Tampil Beda Tanpa Mengorbankan Efisiensi Energi
-
Aturan Dana Lingkungan Hidup Diubah, Uang Rp22 Triliun untuk Masyarakat Tak Bisa Cair
-
Fakta atau Mitos? Kupas Tuntas Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Beralih ke Kendaraan Listrik
-
Tak Hanya Pemerintah, Industri RS Butuh Pendanaan Perbankan
-
4 Gaya OOTD High-Street Experimental ala Hongjoong ATEEZ, Biar Nyentrik!
-
5 Lip Cream Warna Coklat Oranye yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang, Harga Rp20 Ribuan
-
Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN
-
5 Merek Parfum Lokal Paling Populer di Indonesia 2026, Laris Manis Dibeli Lewat Shopee