- Dirjen Pajak Bimo Wijayanto menegaskan keterlibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam SE Nomor SE-8/PJ/2026 hanya untuk koordinasi informasi internal.
- Kedua aparat keamanan tersebut sama sekali tidak dilibatkan sebagai pelaksana pemeriksaan maupun pemungutan pajak daerah.
- Aturan penyempurnaan yang berlaku sejak Juli 2026 ini bertujuan mendukung kerja sama pegawai DJP dengan banyak pihak.
Suara.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) buka suara soal heboh keterlibatan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari TNI AD dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dari Polri dalam penarikan pajak.
Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengungkapkan kalau keterlibatan dua lembaga tersebut yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor SE-8/PJ/2026 hanya ditujukan untuk internal DJP.
"Jadi enggak perlu dipolemikkan dan enggak perlu digoreng-goreng, bahwa nanti petugas pajak akan melibatkan Babinsa dan segala macam. Itu koordinasi informasi saja," kata Dirjen Pajak dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Juli 2027, dikutip Kamis (23/7/2026).
Bimo menuturkan kalau para pegawai DJP memang menggali informasi dengan bekerja sama lewat banyak pihak (multi stakeholders), termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Namun dirinya menegaskan kalau kedua lembaga tersebut tidak dilibatkan sebagai pelaksana pemeriksaan maupun pemungutan pajak, melainkan hanya sebatas koordinasi.
"Jadi perangkat desa dan segala macam itu berkoordinasi dengan kita. Bukan mereka kemudian dinarasikan merupakan pelaksana pemeriksaan maupun pemungutan pajak. Sama sekali tidak. Jadi kehadiran di sana itu mendukung koordinasi bersama," lanjut dia.
Bimo mengklaim kalau DJP justru memiliki senjata utama dalam menagih penerimaan negara mulai dari Compliance Risk Management (CRM) Pajak, observasi dan geotagging, hingga platform Coretax.
Jika memang perlu koordinasi, Bimo mengatakan bahwa para pegawai Pajak di daerah bisa meminta informasi untuk bekerja sama dengan para lembaga tersebut.
"Jadi enggak perlu dibesar-besarkan di media dan aturan ini sudah ada sejak tahun 2020 sebagai informasi. Jadi hanya penyempurnaan yang dilakukan pada tahun 2026," jelasnya.
Baca Juga: Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak, Solusi atau Masalah?
Berita Terkait
-
Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak, Solusi atau Masalah?
-
Pelibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak Bisa Berujung Resistensi Publik
-
Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara
-
Polri Tegaskan Penangkapan WN Palestina Abdul Karim Sudah Sesuai Prosedur
-
Purbaya Diancam Pengusaha Lokal Jika Tak Tertibkan Perusahaan Baja China
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Mentah Melonjak ke 96 Dolar AS
-
Heboh TNI-Polri Ikut Awasi Pajak, Bos DJP: Jangan Digoreng-goreng!
-
Bukan Sekadar Biji: Ambisi Lampung Menjadi Kiblat Cokelat Premium Dunia
-
Dibuang Xabi Alonso, Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
-
Sunscreen Moell untuk Usia Berapa? Cek Klaim, Harga, dan Review Pembeli
-
UU Tipikor Dianggap Masih Abaikan Pemenuhan HAM, Kasus Eks Jampidsus hingga MBG Jadi Sorotan
-
Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp30 Jutaan, Selain Fitur AI Ada Apa Lagi?
-
Resmi Meluncur, Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Fold8, dan Flip8 Meluncur, AI Ubah Masa Depan HP Lipat
-
Kejutan Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Vozinha Gusur Unai Simon, Spanyol dan Prancis Dominan
-
Dibanding Beri Denda ke Pindar, KPPU Diminta Utamakan Pencegahan