- APBN terkuras Rp40 triliun per tahun akibat kerusakan jalan karena ODOL.
- AHY: Truk ODOL picu kecelakaan dan harus ditindak tegas.
- Pemerintah dorong kereta dan kapal logistik kurangi ketergantungan jalan raya.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan praktik kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) menjadi beban besar bagi keuangan negara. Kerusakan jalan akibat truk bermuatan berlebih membuat pemerintah harus menggelontorkan anggaran lebih dari Rp40 triliun setiap tahun hanya untuk perbaikan dan preservasi jalan.
AHY menegaskan persoalan ODOL tidak hanya mengancam keselamatan pengguna jalan, tetapi juga mempercepat kerusakan infrastruktur yang pada akhirnya membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Kendaraan-kendaraan ODOL ini berbahaya. Kita sering mendengarkan, mengikuti berita bahwa kendaraan over dimension overload ini sering mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, mengakibatkan korban jiwa, dan kerusakan jalan," kata AHY dalam acara The Big Idea Forum bertajuk Transformasi dan Dekarbonisasi Sektor Transportasi Logistik Menuju Zero Emission di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Menurut AHY, besarnya kerusakan yang ditimbulkan kendaraan bermuatan berlebih membuat Kementerian Pekerjaan Umum harus mengalokasikan anggaran jumbo setiap tahun untuk memperbaiki ruas jalan yang rusak.
"Jadi setiap tahun Kementerian Pekerjaan Umum misalnya, itu harus mengeluarkan anggaran 40 lebih triliun untuk perbaikan atau preservasi jalan yang rusak akibat kendaraan-kendaraan yang heavy duty tadi. Bahkan lebih dari muatan dan lebih dari berat yang seharusnya," ujarnya.
Selain menguras anggaran negara, AHY mengatakan truk ODOL juga menjadi salah satu penyumbang tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Karena itu, pemerintah akan mempercepat penertiban dengan melibatkan berbagai kementerian, lembaga, hingga aparat penegak hukum.
"Jadi ini akan kita tertibkan. Tentu melibatkan banyak stakeholders dan enforcement-nya juga harus dilakukan secara tegas tapi juga adil buat semua," tegas AHY.
Ia menjelaskan, pemerintah mendorong Kementerian Perhubungan berkoordinasi dengan Kementerian Perindustrian serta Korps Lalu Lintas Polri untuk memperkuat pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran kendaraan ODOL.
"Maka kami mendorong Kementerian Perhubungan, bersama Kementerian Perindustrian, lalu tentunya jajaran Polri, Lantas Polri, yang bisa melakukan langkah-langkah penegakan hukum jika terjadi pelanggaran hukum di jalan raya," katanya.
Baca Juga: AHY Siapkan Insentif Truk ODOL, Dorong Armada Listrik dan Logistik Lebih Aman
Di sisi lain, AHY menilai penanganan ODOL harus dibarengi dengan penyediaan moda transportasi logistik yang lebih efisien. Pemerintah kini mendorong pengembangan jalur kereta logistik dan peningkatan kapasitas angkutan laut agar distribusi barang tidak lagi bertumpu pada angkutan jalan raya.
"Ketika kita bisa mengurangi ODOL, bisa mengurangi emisi, dan bisa menurunkan angka kecelakaan. Tapi solusi lainnya juga harus disiapkan, misalnya pengembangan jalur kereta untuk logistik, pengembangan kapasitas maritim logistik yang juga semakin memadai agar penggunaan jalan raya semakin berkurang," pungkas AHY.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
AHY Bilang Truk Odol Biang Kerok Jalanan Rusak, RI Harus Keluar Duit Rp40 T Setiap Tahun
-
Status 3.600 PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI Masih Menggantung, NRK Belum Juga Terbit
-
Bukan Sekadar Pakai Kacamata, Ini Cara Memperlambat Perkembangan Mata Minus pada Anak
-
Mobil Listrik Termurah Harga Berapa? Ini 5 Rekomendasi yang Bisa Kamu Beli di Indonesia
-
Pria Ditemukan Duduk Membungkuk Meninggal Dalam Kamar Hotel di Pekanbaru
-
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Siapa Sosok Wamentan Baru Pilihan Prabowo?
-
Hari Anak Nasional: 34 Anak Binaan di Jateng Diberi Pengurangan Masa Pidana
-
AHY Siapkan Insentif Truk ODOL, Dorong Armada Listrik dan Logistik Lebih Aman
-
Cinta Tanpa Batas atau Tanpa Akar? Relasi Antarbudaya di Era Globalisasi
-
Apa Fungsi Utama Serum Wajah? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Flek Hitam