- PT Bank Jago Tbk mencatatkan kinerja keuangan solid dengan laba bersih mencapai Rp189 miliar pada semester I-2026.
- Jumlah nasabah Bank Jago meningkat menjadi 20,1 juta orang serta mendorong pertumbuhan dana pihak ketiga hingga Rp27,6 triliun.
- Penyaluran kredit Bank Jago meningkat 24 persen menjadi Rp26,6 triliun berkat kolaborasi erat bersama mitra ekosistem strategis.
Suara.com - PT Bank Jago Tbk mencatatkan pertumbuhan kinerja yang solid sepanjang semester I-2026.
Peningkatan jumlah nasabah, dana pihak ketiga (DPK), penyaluran kredit, hingga laba bersih menjadi penopang pertumbuhan bank berbasis teknologi tersebut di tengah ekspansi bisnis yang berkelanjutan.
Hingga akhir Juni 2026, Bank Jago telah melayani 20,1 juta nasabah, termasuk 14,7 juta nasabah funding yang menggunakan Aplikasi Jago.
Jumlah tersebut bertambah hampir 3 juta nasabah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 17,2 juta nasabah.
Direktur Utama Bank Jago, Arief Harris, mengatakan pertumbuhan bisnis perseroan didorong oleh inovasi produk dan layanan digital serta kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.
"Sebagai bank berbasis teknologi, pertumbuhan bisnis ini tidak lepas dari inovasi produk dan layanan kami serta kolaborasi kuat dengan mitra ekosistem strategis," ujar Arief Harris dalam siaran pers yang diterima, Jumat (24/7/2026).
Dia menjelaskan, dengan begitu Bank Jago mampu menghadirkan solusi keuangan yang relevan bagi berbagai segmen nasabah, sekaligus membangun fundamental yang solid untuk pertumbuhan di masa depan.
Pertumbuhan jumlah nasabah turut mendorong penghimpunan dana pihak ketiga. Hingga akhir semester I-2026, total DPK Bank Jago mencapai Rp27,6 triliun, meningkat 23 persen dibandingkan Rp22,4 triliun pada akhir Juni 2025.
Komposisi DPK masih didominasi dana murah atau current account and savings account (CASA) yang mencapai 53 persen atau senilai Rp14,6 triliun, sedangkan deposito menyumbang 47 persen atau sekitar Rp13,1 triliun.
Baca Juga: Spektrum Baru Bikin Internet Lebih Cepat hingga Pelosok, Telkomsel Siapkan Lompatan Jaringan 5G
Di sisi intermediasi, penyaluran kredit Bank Jago mencapai Rp26,6 triliun, meningkat 24 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp21,4 triliun.
Perseroan juga menjaga kualitas aset dengan rasio non-performing loan (NPL) gross sebesar 0,8 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata industri perbankan nasional.
Menurut Arief, pertumbuhan kredit masih ditopang kolaborasi dengan berbagai mitra ekosistem, termasuk platform digital dan perusahaan pembiayaan.
"Kami berkomitmen terus menjalankan kolaborasi bisnis dan penyaluran kredit yang telah terbangun baik selama lima tahun terakhir. Pada saat yang sama kami juga mengembangkan penyaluran kredit secara langsung kepada nasabah melalui konsep pembiayaan yang bertanggung jawab untuk menjangkau segmen nasabah yang lebih luas," jelasnya.
Bank Jago juga memperkuat ekosistem digital melalui integrasi dengan Bibit dan Stockbit.
Hingga akhir Juni 2026, lebih dari 3,6 juta nasabah Aplikasi Jago telah terhubung dengan kedua platform tersebut sehingga dapat berinvestasi secara langsung pada produk reksa dana, obligasi, maupun saham.
Berita Terkait
-
Generasi Muda Diajak Jadi Investor Cerdas Lewat Edukasi Investasi dan Literasi Keuangan
-
MMA Marketing Talk 2026 Soroti Peran AI dan Kepercayaan Konsumen Dalam Pertumbuhan Bisnis
-
Hadir di Gaya Hidup Masyarakat, BTN Kolaborasi dengan Burger Bangor
-
PKSS Genjot Inovasi SDM Lewat Digitalisasi
-
Perjalanan Mr Tauseef Membangun Karier sebagai Kreator Digital Gaming Indonesia
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Jaga Hak Perempuan, DPR Didesak Segera Sahkan Wahidah Suaib Jadi Anggota PAW Ombudsman RI
-
Warning Hasto Jelang Muktamar: NU Terlalu Besar Diseret ke Politik Praktis, Jangan Coba Pecah Belah
-
Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
-
Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater
-
Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo
-
4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik
-
Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen
-
Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun
-
BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo
-
Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan