Memanfaatkan keahlian sampingan untuk mencari sumber pendapatan baru di luar gaji pokok menjadi solusi nyata guna mengimbangi kenaikan biaya hidup.
5. Penyesuaian Durasi Investasi
Mengurangi durasi rata-rata portofolio dengan memindahkan dana ke instrumen pendapatan tetap jangka pendek termasuk upaya yang patut dipertimbangkan.
Langkah pengamanan ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi aset untuk beradaptasi dengan perubahan suku bunga pasar.
Lindungi Nilai Aset dari Dampak Inflasi dengan Emas Pegadaian
Selain beberapa strategi di atas, investor juga dapat memitigasi risiko penurunan daya beli dengan mengalihkan kekayaan ke instrumen yang kebal terhadap inflasi, seperti emas.
Aset riil ini secara historis terbukti dapat mempertahankan nilainya dengan stabil. Bahkan, harga emas cenderung meningkat dari waktu ke waktu di tengah ketidakpastian ekonomi.
Sebagai langkah konkret untuk menjaga daya beli masa depan, kamu bisa berinvestasi emas dengan mudah dan terjangkau melalui produk Emas Pegadaian, mulai Rp10 ribuan saja.
Tenang aja, pembukaan rekeningnya dapat dilakukan secara mandiri di aplikasi Tring! by Pegadaian. Tersedia pula berbagai fitur menarik yang patut dicoba, seperti harga emas dan autodebit.
Ini memungkinkan nasabah untuk memantau pergerakan grafik harga emas secara real-time. Sedangkan, fitur autodebit memudahkan nasabah menabung emas dengan konsisten.
Yuk, tidak perlu ragu lagi untuk membangun aset masa depan sedini mungkin bersama produk Emas Pegadaian lewat aplikasi Tring! by Pegadaian sekarang! ***
Baca Juga: Waspada! Harga Cabai Rawit Merah dan Telur Ayam Melejit, Sinyal Tekanan Inflasi Pangan Nasional
Berita Terkait
-
Purbaya ke Destry: Mempuni, Kebijakan Moneter BI Bisa Sejalan!
-
Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan
-
Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026
-
Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim