Bisnis / Makro
Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:55 WIB
Ilustrasi Inflasi (Freepik)

Memanfaatkan keahlian sampingan untuk mencari sumber pendapatan baru di luar gaji pokok menjadi solusi nyata guna mengimbangi kenaikan biaya hidup.

5. Penyesuaian Durasi Investasi
Mengurangi durasi rata-rata portofolio dengan memindahkan dana ke instrumen pendapatan tetap jangka pendek termasuk upaya yang patut dipertimbangkan.

Langkah pengamanan ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi aset untuk beradaptasi dengan perubahan suku bunga pasar.

Lindungi Nilai Aset dari Dampak Inflasi dengan Emas Pegadaian
Selain beberapa strategi di atas, investor juga dapat memitigasi risiko penurunan daya beli dengan mengalihkan kekayaan ke instrumen yang kebal terhadap inflasi, seperti emas.

Aset riil ini secara historis terbukti dapat mempertahankan nilainya dengan stabil. Bahkan, harga emas cenderung meningkat dari waktu ke waktu di tengah ketidakpastian ekonomi.

Sebagai langkah konkret untuk menjaga daya beli masa depan, kamu bisa berinvestasi emas dengan mudah dan terjangkau melalui produk Emas Pegadaian, mulai Rp10 ribuan saja.

Tenang aja, pembukaan rekeningnya dapat dilakukan secara mandiri di aplikasi Tring! by Pegadaian. Tersedia pula berbagai fitur menarik yang patut dicoba, seperti harga emas dan autodebit.

Ini memungkinkan nasabah untuk memantau pergerakan grafik harga emas secara real-time. Sedangkan, fitur autodebit memudahkan nasabah menabung emas dengan konsisten.

Yuk, tidak perlu ragu lagi untuk membangun aset masa depan sedini mungkin bersama produk Emas Pegadaian lewat aplikasi Tring! by Pegadaian sekarang! ***

Baca Juga: Waspada! Harga Cabai Rawit Merah dan Telur Ayam Melejit, Sinyal Tekanan Inflasi Pangan Nasional

Load More