- Mantan Direktur PT Timah Alwin Albar divonis sepuluh tahun penjara akibat kasus korupsi tata niaga.
- Alwin Albar terbukti melakukan tindak pidana korupsi yang mencakup proyek washing plant serta tata niaga timah.
- Kasus korupsi yang menjerat Alwin Albar tersebut mengakibatkan kerugian negara hingga mencapai triliunan rupiah.
2017, 2018, dan 2021: Kembali menduduki posisi strategis sebagai Direktur Operasional dan Produksi PT Timah Tbk.
2019–2020: Menjabat sebagai Direktur Pengembangan Usaha PT Timah Tbk.
Rincian Harta Kekayaan
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2022, Alwin Albar tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp31.495.593.527 (Rp31,4 miliar). Rincian aset tersebut meliputi:
- Kas dan setara kas: Rp23,6 miliar
- Tanah dan Bangunan: Rp5,6 miliar
- Alat transportasi dan mesin bergerak: Rp1,3 miliar
- Surat berharga: Rp687 juta
- Keterjeratan Kasus Hukum
Karier panjang Alwin di sektor pertambangan negara harus berakhir dengan permasalahan hukum pidana. Ia divonis hukuman 10 tahun penjara setelah dinyatakan terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.
Terdapat dua kasus utama yang melibatkan namanya:
Korupsi Tata Niaga Timah (2015–2022): Kasus besar ini berkaitan dengan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp300 triliun. Kejaksaan Agung menetapkannya sebagai tersangka pada tahun 2024.
Korupsi Proyek Washing Plant (2017–2019): Sebelum ditetapkan sebagai tersangka dalam mega korupsi Rp300 triliun, Alwin rupanya tidak langsung ditahan karena ia telah lebih dahulu berstatus tahanan atas kasus dugaan korupsi proyek pembangunan mesin pencuci pasir timah (Washing Plant) di Tanjung Gunung, Kabupaten Bangka Tengah.
Selama menjalani proses hukumnya di Lapas Kelas IIB Sungailiat maupun saat persidangan di pengadilan, Alwin kerap didampingi dan dijenguk oleh istrinya yang bernama Widya.
Baca Juga: KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Lombok Barat, Buntut OTT Lalu Ahmad Zaini
Berita Terkait
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit
-
Pakar Hukum Unram: Penggeledahan Kasus Eks Jampidsus Sah jika Sesuai Prosedur
-
Peneliti Kebijakan Dorong Pengusutan Kasus Eks Jampidsus Mengarah ke Aktor Intelektual
-
Anggaran Pakan Hewan di Kebun Binatang Surabaya Dikorupsi Rp10,2 M, DPR Minta Semua Diperiksa!
-
Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Rutan KPK
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Tips Memilih Warna Bedak sesuai Warna Kulit untuk Makeup Flawless
-
3 Kombinasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte Sesuai Undertone Kulit, Tahan 20 Jam Tanpa Crack!
-
Tekan Biaya Produksi, Pemerintah Resmi Beri Bea Masuk 0 Persen untuk Sektor Ini
-
Nabila Gardena Mendadak Viral Dikaitkan Koruptor Alwin Albar, Ini Sosoknya
-
Apa Itu Tender Rakyat? Skema Baru Program Bedah Rumah yang Diklaim Lebih Transparan
-
Jejak Karbon Makanan Tidak Sama bagi Semua Orang, Penelitian Ungkap Kelompok dengan Dampak Terbesar?
-
Parfum Apa yang Cocok untuk Anak Sekolah dengan Aroma Ringan dan Segar? Ini 4 Rekomendasinya
-
Waspada Sindikat Transnasional: Jangan Tergiur Janji Manis Kerja di Luar Negeri
-
Cari Ketenangan di Akhir Pekan? Kunjungi Cetiya Tian Shi Hua, Spot Spiritual Anyar di Jakarta
-
Tujuan MBG vs Efek Samping: Program yang Mulai Kehilangan Arahnya Sendiri