- Mantan Direktur PT Timah Alwin Albar divonis sepuluh tahun penjara akibat kasus korupsi tata niaga.
- Alwin Albar terbukti melakukan tindak pidana korupsi yang mencakup proyek washing plant serta tata niaga timah.
- Kasus korupsi yang menjerat Alwin Albar tersebut mengakibatkan kerugian negara hingga mencapai triliunan rupiah.
Suara.com - Nama mantan Direktur Operasional dan Produksi PT Timah Tbk, Alwin Albar, belakangan ini kembali mencuat ke publik.
Nama Alwin Albar ramai dicari ini bermula dari warganet yang menyoroti sosok Harits Muhammad Albar—suami dari selebgram dan pebisnis fesyen Nabila Gardena.
Harits sendiri diketahui merupakan seorang profesional yang bekerja di bidang merger dan akuisisi pada perusahaan konsultan KPMG Indonesia, yang mengaitkan keluarga mereka dengan sosok Alwin Albar di mata publik.
Sorotan terhadap dirinya tidak hanya berkaitan dengan rekam jejak profesionalnya di perusahaan pelat merah tersebut, tetapi juga keterlibatannya dalam pusaran mega korupsi, serta kaitannya dengan perbincangan warganet mengenai suami dari selebgram Nabila Gardena, yakni Harits Muhammad Albar.
Latar Belakang Pendidikan
Berdasarkan profil profesionalnya, Alwin Albar memiliki latar belakang akademik yang mumpuni dari berbagai universitas terkemuka, baik di dalam maupun luar negeri:
Strata 1 (S1): Lulusan Jurusan Teknik Mesin, Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1992.
Strata 2 (S2): Melanjutkan pendidikan Magister Teknik Mesin di University of Wisconsin-Madison, Amerika Serikat (1994–1995).
Strata 3 (S3): Meraih gelar Doktor di bidang Teknik Kelautan dari Texas A&M University, Amerika Serikat pada tahun 2001.
Baca Juga: KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Lombok Barat, Buntut OTT Lalu Ahmad Zaini
Perjalanan Karier di PT Timah Tbk
Alwin tercatat memegang peran strategis dan membangun karier yang panjang di lingkungan PT Timah Tbk sejak tahun 2007. Beberapa pos jabatan penting yang pernah diembannya antara lain:
2007–2011: Menjabat sebagai Vice President of Information Technology.
2012–2013: Menjabat sebagai Vice President Corporate Planning di Bangka Belitung.
2013–2014: Dipercaya sebagai Assistant Director untuk ekspansi proyek internasional di Myanmar. Ia memimpin operasional secara komprehensif mulai dari perencanaan, logistik, hukum, sumber daya manusia, perizinan, hingga pembentukan anak perusahaan untuk proyek penambangan timah di sana.
2014–2017: Menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) di Timah International Investment.
Berita Terkait
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit
-
Pakar Hukum Unram: Penggeledahan Kasus Eks Jampidsus Sah jika Sesuai Prosedur
-
Peneliti Kebijakan Dorong Pengusutan Kasus Eks Jampidsus Mengarah ke Aktor Intelektual
-
Anggaran Pakan Hewan di Kebun Binatang Surabaya Dikorupsi Rp10,2 M, DPR Minta Semua Diperiksa!
-
Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Rutan KPK
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara
-
Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada
-
3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi
-
Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya