- Pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional sebagai basis data untuk menyalurkan berbagai program bantuan sosial secara tepat sasaran.
- Badan Pusat Statistik secara berkala memadankan dan memutakhirkan integrasi data nasional tersebut guna meningkatkan efektivitas perlindungan sosial.
- Masyarakat dapat memeriksa status penerima bantuan sosial melalui situs resmi menggunakan Nomor Induk Kependudukan yang sesuai.
Desil 1: 10 persen masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
Desil 2 hingga 4: Kelompok yang umumnya menjadi sasaran utama program bansos seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT/Sembako).
Desil 5: Dapat diusulkan sebagai peserta PBI Jaminan Kesehatan.
Desil 6 hingga 10: Kelompok dengan tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi.
Status desil bersifat dinamis karena akan berubah mengikuti hasil pemutakhiran data sosial ekonomi terbaru.
Pemerintah menjadikan DTSEN sebagai satu-satunya acuan dalam penyaluran bantuan sosial agar data penerima lebih akurat.
Melalui integrasi berbagai basis data nasional dan proses pemutakhiran rutin oleh BPS, pemerintah berharap kesalahan penyaluran bantuan dapat ditekan serta program perlindungan sosial menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.
Penggunaan DTSEN juga telah menjadi bagian dari kebijakan nasional melalui Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 dan diatur lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Sosial Nomor 3 Tahun 2025.
Berita Terkait
-
Bansos Bakal Cair di Koperasi Desa, Pemerintah Jamin Tanpa Potongan dan Lebih Dekat!
-
Nenek Renta Kelaparan Gigit Jari, yang Rumahnya Keramik Bagus Malah Asyik Kantongi Bansos
-
Cara Cek dan Sanggah Data Desil Lewat HP, Segera Update Sebelum Agustus 2026!
-
Jangan Berharap Kopdes Seperti Minimarket, Tak Semua Barang Ada
-
Pemda Tak Punya Wewenang Lagi, Kopdes Pegang Kendali Bansos
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
2 Lokasi Terancam Tsunami Usai Gempa Bumi Besar di Kumamoto Jepang
-
Review See You at Work Tomorrow: Cinta yang Diuji oleh Rahasia Masa Lalu
-
Biar Sadar! Bahaya Tramadol Bakal Masuk Materi Khotbah Jumat di Jakarta Pusat
-
Zulhas Pastikan Koperasi Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM
-
Link Resmi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional untuk Cek Bansos Kemensos 2026, Begini Caranya
-
Hasto Kritik Pembentukan URI, Jangan Tumpang Tindih dengan Lemhannas
-
7 HP 5G Rp3 Jutaan Terbaik, Spek Premium untuk Multitasking dan Hiburan
-
Apa itu Flek Hitam dan Bagaimana Serum Bisa Mengatasinya?
-
5 Sepatu Lari Brand Lokal di Bawah Rp500 Ribuan, Bisa untuk Laki-laki dan Perempuan
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral