- PT Humpuss Maritim Internasional Tbk membagikan dividen Rp3 miliar berdasarkan keputusan RUPST Tahun Buku 2025 di Jakarta.
- Perusahaan menambah enam armada baru tahun 2025, yang mendongkrak total aset hingga 15,18 persen menjadi 346,16 juta dolar AS.
- Sepanjang tahun 2025, emiten logistik tersebut membukukan pendapatan 128,15 juta dolar AS serta laba bersih sebesar 3,21 juta dolar AS.
Suara.com - Emiten logistik, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp3 miliar kepada para pemegang saham. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Bersamaan dengan itu, perseroan menegaskan bahwa sepanjang 2025 fokus utama perusahaan adalah memperkuat fondasi bisnis melalui investasi produktif untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang.
Direktur Utama PT Humpuss Maritim Internasional Tbk, Ari Askhara, mengatakan keputusan membagikan dividen di tengah ekspansi mencerminkan disiplin perusahaan dalam mengelola alokasi modal sekaligus keyakinan terhadap prospek bisnis ke depan.
"Pembagian dividen merupakan bentuk apresiasi kepada para pemegang saham atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Perseroan. Namun di saat yang sama, kami juga memastikan bahwa sebagian besar sumber daya perusahaan diarahkan untuk memperkuat kapasitas usaha. Kami percaya investasi yang dilakukan hari ini akan menjadi penggerak utama pertumbuhan dan penciptaan nilai pada tahun-tahun mendatang," ujar Ari Askhara di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Sebagai bagian dari strategi tersebut, HUMI menambah enam unit armada sepanjang 2025 untuk meningkatkan kapasitas operasional dan memperluas layanan logistik maritim, terutama bagi sektor energi yang terus berkembang.
Investasi itu turut mendorong total aset perseroan naik 15,18 persen menjadi 346,16 juta dolar AS, dibandingkan 300,53 juta dolar AS pada tahun sebelumnya. Peningkatan aset tersebut menunjukkan perusahaan tidak hanya memperbesar skala usaha, tetapi juga memperkuat kemampuan operasional untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Dari sisi kinerja, HUMI membukukan pendapatan sebesar 128,15 juta dolar AS pada 2025, meningkat dibandingkan 127,68 juta dolar AS pada tahun sebelumnya. Perseroan juga mencatat laba bersih sebesar 3,21 juta dolar AS, meski telah memperhitungkan meningkatnya beban depresiasi aset produktif baru, biaya pendanaan, dan investasi yang dilakukan selama tahun berjalan.
Ari Askhara menegaskan bahwa laba bersih pada 2025 perlu dipandang sebagai bagian dari siklus investasi perusahaan.
"Kami melihat tahun 2025 sebagai tahun membangun fondasi. Penambahan armada dan investasi produktif memang meningkatkan beban akuntansi pada jangka pendek, namun di sisi lain memperbesar kapasitas operasional, memperluas peluang pasar, dan memperkuat kemampuan Perseroan menghasilkan pendapatan yang lebih besar di masa mendatang," jelasnya.
Baca Juga: Maraknya PHK di Emiten, Perusahaan Wajib Transparan ke Investor
Ke depan, HUMI akan terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan maritim terintegrasi melalui empat fokus utama, yakni penguatan kapasitas operasional, diversifikasi portofolio bisnis, optimalisasi peluang dari transisi energi, serta penguatan tata kelola, inovasi, dan digitalisasi.
Ari menegaskan bahwa pembagian dividen dan investasi strategis merupakan dua langkah yang saling melengkapi untuk menciptakan nilai jangka panjang.
"Pembagian dividen mencerminkan komitmen kami kepada pemegang saham, sementara investasi strategis yang dilakukan sepanjang tahun 2025 merupakan investasi untuk masa depan. Dengan kapasitas yang semakin kuat dan tata kelola yang semakin baik, kami optimistis HUMI berada pada posisi yang tepat untuk menangkap peluang pertumbuhan industri maritim dan energi dalam jangka panjang," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Emiten Logistik HUMI Tebar Dividen Rp3 Miliar
-
MK Putuskan Anggaran MBG Harus Dipisah dari Dana Pendidikan, Berlaku Paling Lambat APBN 2028
-
Aturan Tiket Anak KAI Digugat ke MK, Usia 3 Tahun Harus Bayar Tarif Penuh
-
Kuota KPR Subsidi Masih Banyak, Ditargetkan 100 Ribu Rumah di 2028
-
Another Word for Neighbor, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Sejak Dini
-
Hasil Perjuangan 10 Tahun, Disabilitas Kini Dapat Potongan Biaya 20% di 9 Sektor Layanan Publik
-
Deddy Sitorus Putar Video Rakyat 'Mati Konyol' di DPR, Sebut Negara dan Pemda Gagal!
-
Kandungan Aktif Apa yang Paling Efektif dalam Serum Penghilang Flek Hitam?
-
7 HP Terbaik Rekomendasi Terbaru David GadgetIn, Mulai Rp1 Jutaan
-
IHSG Tahan Badai Menguat 1,55% Hari Ini, BBCA Pendorongnya