Bisnis / Keuangan
Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:24 WIB
Permata Bank
Baca 10 detik
  • PT Bank Permata Tbk mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 4,5 persen pada semester pertama 2026.
  • Penyaluran kredit perseroan meningkat 5,3 persen secara tahunan hingga mencapai Rp171,2 triliun pada akhir Juni 2026.
  • Rasio Loan-to-Deposit Ratio bank tersebut tercatat sebesar 90,3 persen dengan kualitas aset yang tetap terjaga baik.

Pada sisi intermediasi, penyaluran kredit Permata Bank tumbuh 5,3 persen menjadi Rp171,2 triliun. 

Ilustrasi mobile banking. (Dok: Bank Permata)

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kredit segmen korporasi yang meningkat 9,7 persen menjadi Rp106,4 triliun serta kredit komersial yang naik 5,7 persen menjadi Rp21,9 triliun.

Sementara itu, dari segmen konsumer, pembiayaan usaha kecil dan menengah (UKM) mencapai Rp7 triliun atau meningkat 11,8 persen dibandingkan semester pertama 2025. 

Perseroan menilai pertumbuhan tersebut mencerminkan komitmen Bank dalam mendorong pembiayaan yang inklusif dan berdampak terhadap perekonomian.

Seiring dengan pertumbuhan kredit, kualitas aset tetap terjaga. Rasio Non-Performing Loan (NPL) Gross berada di level 2,1 persen, stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Sementara itu, rasio Loan at Risk (LAR) membaik menjadi 5,9 persen dari sebelumnya 7,0 persen.

Permata Bank juga mempertahankan tingkat pencadangan yang kuat dengan rasio NPL Coverage sebesar 367,5 persen dan LAR Coverage sebesar 128,8 persen. 

Perseroan secara konsisten menjalankan langkah penyelesaian kredit bermasalah melalui restrukturisasi, litigasi, hingga penjualan aset sebagai bagian dari strategi menjaga kualitas portofolio kredit.

"Permata Bank optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi global maupun domestik," tegasnya.

Baca Juga: Dinamika Pasar Aset Kripto Warnai Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) pada Kuartal II-2026

Load More