- Danantara Indonesia menyelesaikan laporan keuangan seluruh BUMN untuk tahun buku 2025 dengan hasil pertumbuhan positif di banyak perusahaan.
- Sebelas BUMN mencatatkan peningkatan kinerja paling menonjol selama periode April 2025 hingga April 2026 dalam ekosistem Danantara Indonesia.
- Danantara merealisasikan investasi proyek strategis, termasuk pengembangan ekosistem Haji dan Umrah serta pengelolaan sampah berbasis energi berkelanjutan.
Suara.com - Danantara Indonesia mengumumkan seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada dalam ekosistemnya telah menyelesaikan penyusunan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025.
Namun, dari ratusan perusahaan yang dikelola, lembaga tersebut hanya mempublikasikan sorotan kinerja 11 BUMN.
Managing Director Stakeholders Management and Communications, Danantara Indonesia, Rohan Hafas menegaskan bahwa daftar tersebut bukan merupakan gambaran keseluruhan kinerja seluruh BUMN, melainkan hanya sebagian perusahaan yang dinilai mencatatkan peningkatan performa paling menonjol sepanjang April 2025 hingga April 2026.
"Adapun highlight berikut merupakan beberapa contoh kinerja BUMN yang menunjukkan pertumbuhan positif pada periode April 2025 hingga April 2026. Pemilihan ini tidak dimaksudkan sebagai daftar yang bersifat menyeluruh, melainkan sebagai sorotan atas sejumlah BUMN dengan peningkatan kinerja yang menonjol sejak berada dalam ekosistem pengelolaan Danantara Indonesia," kata Rohan dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).
Danantara juga menegaskan, di luar 11 perusahaan tersebut masih banyak BUMN lain yang turut mencatatkan perkembangan positif.
Adapun 11 BUMN yang menjadi sorotan Danantara meliputi:
- Pertamina, dengan laba mencapai Rp24,9 triliun, naik Rp11 triliun atau 80 persen.
- Pupuk Indonesia, membukukan laba Rp4,8 triliun, meningkat Rp3,2 triliun atau 202 persen.
- Pelindo, mencatat laba Rp1,5 triliun, naik Rp900 miliar atau 169 persen.
- InJourney, membukukan laba Rp300 miliar, meningkat Rp74 miliar atau 33 persen.
- BRI, meraih laba Rp21,2 triliun, naik Rp2,8 triliun atau 15 persen.
- Bank Mandiri, mencatat laba Rp21,3 triliun, meningkat Rp2,5 triliun atau 13 persen.
- BNI, membukukan laba Rp7,2 triliun, naik Rp381 miliar atau 6 persen.
- ADHI Karya, mencetak laba Rp69 miliar, melonjak Rp60 miliar atau 667 persen.
- Krakatau Steel, berbalik dari rugi Rp981 miliar menjadi laba Rp635 miliar setelah restrukturisasi dan dukungan modal dari Danantara Asset Management (DAM).
- Kimia Farma, berbalik dari rugi Rp160 miliar menjadi laba Rp108 miliar berkat restrukturisasi dan dukungan modal DAM.
- Semen Indonesia, berbalik dari rugi Rp66 miliar menjadi laba Rp106 miliar melalui transformasi bisnis oleh DAM.
Danantara menjelaskan, pemilihan 11 perusahaan tersebut hanya bertujuan memberikan gambaran mengenai hasil transformasi yang telah dijalankan selama satu tahun terakhir, bukan sebagai daftar lengkap seluruh BUMN yang mengalami perbaikan kinerja.
Selain memaparkan kinerja perusahaan pelat merah, Danantara juga mengungkap telah mulai merealisasikan mandat investasinya melalui sejumlah proyek strategis yang didanai dari sebagian dividen BUMN pada 2025.
Beberapa investasi yang telah berjalan di antaranya pengembangan ekosistem Haji dan Umrah Indonesia di Makkah serta proyek Waste-to-Energy (WTE) untuk mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan, meningkatkan ketahanan energi, dan mendorong transisi menuju ekonomi hijau.
Baca Juga: Bukan Sekadar Dipangkas, Ini Alasan 240 BUMN Dikonsolidasikan
Sementara itu, Danantara menyatakan Laporan Keuangan Konsolidasian 2025 masih dalam proses penyelesaian sesuai tahapan audit dan akan dipublikasikan setelah seluruh proses audit selesai sesuai ketentuan yang berlaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri 24 Bisa Diborong!
-
Bukan Sekadar Dipangkas, Ini Alasan 240 BUMN Dikonsolidasikan
-
Minyak Dunia Stabil, Ekspor Minyak Arab Saudi Pulih: Harga BBM Bakal Turun Lagi?
-
CIMB Niaga Bidik Nasabah Keluarga untuk Perluas Layanan Keuangan Digital
-
Tekanan Pasar Tenaga Kerja AS Mereda, Investor Saham Bisa Lebih Tenang?
-
Warisan Jokowi Kena 'Semprit', Purbaya Sebut IKN Terlalu Sepi untuk Investor Global
-
Adendum AMDAL Baru Jadi Jalan Keluar Polemik Tambang DPM
-
Industri Kripto Makin Tumbuh, OJK Perkuat Regulasi Keuangan Digital
-
Produk Tembakau Alternatif Dinilai Berpeluang Tekan Angka Perokok, Benarkah?
-
Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG