Telkom Pangkas 34 Entitas Bisnis Demi Efisiensi

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:29 WIB
Kepala BP BUMN dan COO Danantara, Dony Oskaria, mengumumkan pemangkasan 34 dari 67 entitas usaha PT Telkom pada Jumat (7/8/2026). [Dok Telkom]
  • Kepala BP BUMN dan COO Danantara, Dony Oskaria, mengumumkan pemangkasan 34 dari 67 entitas usaha PT Telkom.
  • Langkah restrukturisasi ini bertujuan untuk menciptakan organisasi yang lebih ramping, efisien, kompetitif, serta menghasilkan nilai bisnis yang lebih besar.
  • Transformasi tersebut juga mencakup penguatan kepemimpinan dan konsolidasi aset guna memperkuat posisi Telkom sebagai perusahaan digital nasional yang berdaya saing global.

Suara.com - Sebanyak 34 dari 67 entitas usaha PT Telkom akan dipangkas sebagai bentuk proses transformasi BUMN untuk membangun organisasi yang lebih ramping, efisien dan kompetitif.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria pada Jumat (7/8/2026) mengatakan pemangkasan itu tak hanya mengejar efisiensi, tapi juga demi menciptakan nilai bisnis yang lebih besar.

“Transformasi bukan soal mengubah struktur semata. Yang paling penting, perusahaan bisa bergerak lebih cepat, lebih efisien, dan menciptakan nilai yang lebih besar,” kata Dony.

Adapun 67 entitas yang dikelola oleh Telkom terdiri atas 58 anak perusahaan dan 9 investasi minoritas. Sebagai bagian dari program streamlining, sebanyak 34 entitas dipangkas.

Terkait transformasi Telkom, Dony menghadiri pembahasan bersama jajaran Telkom Indonesia. Fokus pembahasan mencakup implementasi Strategic Holding Organization, percepatan program streamlining, serta penguatan leadership pipeline guna memperkuat tata kelola, sinergi bisnis, dan penciptaan nilai jangka panjang.

Transformasi tersebut menjadi bagian dari upaya BP BUMN bersama Danantara dalam mendorong Telkom menjadi perusahaan digital nasional yang lebih adaptif dan berdaya saing global.

Penyederhanaan struktur organisasi diharapkan mampu mempercepat pengambilan keputusan, meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus memperkuat fokus bisnis perusahaan.

Selain penyederhanaan organisasi, penguatan leadership pipeline juga menjadi salah satu fokus transformasi untuk memastikan Telkom memiliki talenta kepemimpinan yang siap menghadapi dinamika industri digital.

Dengan struktur yang lebih sederhana, kepemimpinan yang kuat, dan portofolio bisnis yang lebih optimal, Telkom diharapkan mampu mempercepat inovasi serta memperkuat kontribusinya dalam mendukung transformasi digital Indonesia.

Sebagai bagian dari agenda transformasi tersebut, sejumlah program prioritas juga terus dipercepat, termasuk konsolidasi FiberCo BUMN, pengembangan Data Center, TowerCo, dan InfraCo, serta penataan lisensi Telkom Group guna mendukung transformasi menuju strategic holding digital yang lebih adaptif dan berdaya saing global.

Melalui transformasi tersebut, BP BUMN bersama Danantara terus mendorong penguatan tata kelola, optimalisasi aset, serta konsolidasi ekosistem digital nasional agar BUMN semakin agile, sehat, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi digital Indonesia ke depan.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com