Pollux Gandeng Marriott, Bidik Perluasan Pasar Perhotelan di Indonesia

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:10 WIB
Ilustrasi Pollux. Foto ist.
  • Pollux dan Marriott bersinergi memperluas pasar hotel Indonesia.
  • Kolaborasi gabungkan kekuatan lokal Pollux dan jaringan global Marriott.
  • Marriott incar ekspansi hingga kota lapis kedua dan ketiga.

Suara.com - PT Pollux Hotels Group Tbk memperkuat ekspansi bisnis perhotelan di Indonesia melalui kerja sama strategis dengan Marriot1t International. Sinergi ini dinilai dapat memperbesar kemampuan Pollux dalam menjangkau pasar domestik sekaligus wisatawan internasional.

Presiden Direktur PT Pollux Hotels Group Tbk Handojo K. Setyadi mengatakan, kerja sama tersebut menggabungkan kekuatan Pollux dalam memahami karakter pasar lokal dengan jaringan serta standar pelayanan global yang dimiliki Marriott International.

“Kami lihat Marriott International untuk di Indonesia saya kira sudah tidak kita ragukan lagi. Di lain sisi, kami Pollux Hotel Group juga sudah berjalan mengelola hotel selama ini. Kekuatan kami untuk market lokal dan pasar Indonesia, kami sangat menguasai,” ujar Handojo dalam keterangannya, Jumat (14/8/2026).

Menurut Handojo, perpaduan kedua kekuatan tersebut menjadi modal penting bagi Pollux untuk memperluas pangsa pasar. Pollux dapat mengandalkan pemahaman terhadap kebutuhan konsumen Indonesia, sementara Marriott membawa jaringan internasional serta standar operasional yang telah diterapkan di berbagai negara.

“Ini yang kami sinergikan agar Pollux Hotel Group tentunya akan menjadi satu market hotel yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, baik dari lokal maupun internasional,” katanya.

Kerja sama ini sekaligus membuka peluang bagi Pollux untuk meningkatkan daya saing di tengah pertumbuhan industri pariwisata dan hospitality Indonesia. Kehadiran jaringan global Marriott dapat membantu memperluas jangkauan pasar dan menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.

Tak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, Pollux juga menaruh perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal. Handojo mengatakan tenaga kerja lokal menjadi salah satu aspek yang sejak awal diperhatikan perusahaan dalam menjalankan bisnis perhotelan.

“Sejak awal Pollux Hotel Group kami sangat concern dengan sumber daya manusia lokal. Itu yang kami betul-betul perhatikan karena kami kan tidak hanya mengelola hotel saja,” tuturnya.

Vice President Hotel Development Asia Pacific Marriott International Ivan Widarmana mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar penting dalam strategi ekspansi Marriott. Perusahaan melihat peluang tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga di kota lapis kedua dan ketiga.

“Pada 2013, waktu saya join di development team, itu posisi kita pada waktu itu 32 hotel, dan saat ini kita sudah 88 hotel. Dari 88 hotel, saya mulai berkembang, melihat opportunity di Indonesia,” ujar Ivan.

Menurutnya, ekspansi ke berbagai daerah merupakan strategi untuk menangkap potensi pertumbuhan pasar sekaligus mendekatkan jaringan hotel Marriott kepada konsumen di luar pusat ekonomi utama.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com