Di Tengah Persaingan Industri Bahan Bangunan, Semen Gresik Perkuat Kepercayaan Konsumen

Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:20 WIB
Persaingan industri bahan bangunan di Indonesia semakin kompetitif. Foto ist.
  • Persaingan industri bahan bangunan mendorong Semen Gresik perkuat inovasi.
  • Semen Gresik menjaga mutu, layanan, dan kedekatan dengan konsumen.
  • Semen Gresik kembali meraih Top Brand Award 2026 kategori semen.

Suara.com - Persaingan industri bahan bangunan di Indonesia semakin kompetitif. Kondisi tersebut mendorong produsen semen tidak hanya mengandalkan kualitas produk, tetapi juga memperkuat inovasi, layanan, serta kedekatan dengan konsumen untuk mempertahankan pangsa pasar.

Di tengah persaingan tersebut, Semen Gresik berupaya mempertahankan posisinya sebagai salah satu merek semen yang memiliki tingkat kepercayaan tinggi di masyarakat. Merek yang telah hadir selama hampir tujuh dekade itu terus memperkuat ekuitas merek melalui pengendalian mutu, inovasi produk, hingga berbagai program yang menyasar pelanggan dan komunitas konstruksi.

Corporate Secretary PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Vita Mahreyni, mengatakan perusahaan melihat perubahan kebutuhan pasar sebagai tantangan yang harus dijawab dengan konsistensi kualitas sekaligus inovasi.

"Top Brand Award 2026 merupakan bentuk apresiasi sekaligus validasi atas kepercayaan masyarakat terhadap Semen Gresik yang telah hadir selama hampir tujuh dekade. Capaian ini memvalidasi survei internal SIG bahwa Semen Gresik memiliki ekuitas merek yang kuat, ditandai dengan tingkat awareness yang tinggi, loyalitas pelanggan, serta persepsi positif sebagai produk semen berkualitas yang digunakan lintas generasi," ujar Vita.

Menurut dia, kekuatan merek menjadi salah satu modal penting bagi perusahaan untuk tetap relevan ketika persaingan industri bahan bangunan semakin ketat. Karena itu, SIG terus mendorong pengembangan produk dan layanan yang menyesuaikan kebutuhan konsumen.

Komitmen tersebut antara lain dilakukan melalui pengendalian mutu secara konsisten. Semen Gresik secara berkala memperpanjang sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan melakukan pengujian performa produk setiap bulan.

Perusahaan juga mengantongi sertifikat Green Label yang menunjukkan pemenuhan aspek keberlanjutan dan ramah lingkungan. Faktor tersebut menjadi semakin penting seiring meningkatnya perhatian pasar terhadap produk konstruksi yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan.

Selain kualitas produk, SIG memperkuat hubungan langsung dengan konsumen melalui berbagai program engagement. Strategi tersebut mencakup penguatan identitas merek di jaringan toko bangunan, program apresiasi bagi mitra toko, Akademi Jago Bangunan Semen Gresik, pelatihan komunitas konstruksi, hingga aktivasi digital melalui berbagai kanal media sosial.

Strategi ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga loyalitas konsumen sekaligus memperluas kedekatan merek dengan pelaku industri konstruksi.

Semen Gresik sendiri telah hadir sejak 1957 dan menjadi bagian dari pembangunan berbagai infrastruktur strategis serta bangunan ikonik di Indonesia.

Produk Semen Gresik digunakan dalam sejumlah proyek, mulai dari Stadion Gelora Bung Karno, Monumen Nasional (Monas), Gedung MPR/DPR, restorasi Candi Borobudur, Masjid Istiqlal, Jalan Tol Trans-Jawa, Jembatan Suramadu, Tol Benoa, Bandara Internasional Yogyakarta, Jakarta International Stadium, hingga Bendungan Sidan.

Di tengah upaya mempertahankan daya saing tersebut, Semen Gresik kembali memperoleh pengakuan dari konsumen melalui Top Brand Award 2026 untuk kategori semen.

Penghargaan yang diberikan Majalah Marketing bersama lembaga riset Frontier tersebut didasarkan pada survei independen terhadap 12.000 responden melalui wawancara tatap muka di 15 kota besar di Indonesia.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com