Emiten Kontruksi PPRE Raup Kontrak Baru Rp1,5 T Hingga Kuartal II-2026

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:30 WIB
PPRE raih kontrak baru Rp1,5 Triliun hingga kuartal II-2026, kebanyakan berasal dari sektor pertambangan. [DOK PPRE].
  • PPRE memperoleh kontrak baru sebesar Rp1,5 triliun hingga Kuartal II 2026.
  • Pendapatan konsolidasian perusahaan tumbuh 35 persen mencapai Rp2,2 triliun hingga Juni 2026.
  • Rugi tahun berjalan berhasil ditekan sebesar 93,4 persen menjadi Rp88,6 miliar pada Juni 2026.

Suara.com - Emiten konstruksi, PT PP Presisi Tbk (PPRE) mencatatkan perolehan kontrak baru sebesar Rp1,5 triliun hingga Kuartak II 2026. Kontrak baru tersebut mayoritas berasal dari segmen jasa pertambangan dan konstruksi dengan kontribusi mencapai 97 persen.

Sejalan dengan pertumbuhan kontrak baru, PPRE membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp2,2 triliun hingga Juni 2026. Angka tersebut tumbuh 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,6 triliun.

Kontribusi terbesar terhadap pendapatan juga berasal dari segmen pertambangan dan konstruksi yang secara keseluruhan mencapai 97,3 persen.

Komposisi tersebut menunjukkan konsistensi PP Presisi dalam menjalankan fokus bisnis utama sekaligus memperkuat kapabilitas sebagai perusahaan jasa pertambangan dan konstruksi.

Ilustrasi PT PP Presisi Tbk. (PPRE).

Direktur Utama PT PP Presisi Tbk, Rizki Dianugrah, mengatakan capaian tersebut menjadi pijakan bagi perusahaan untuk terus memperkuat fundamental dan meningkatkan kualitas kinerja.

"Pertumbuhan pendapatan menunjukkan aktivitas operasional PPRE tetap terjaga. Ke depan, kami fokus pada efisiensi, produktivitas, optimalisasi aset, serta peningkatan kualitas dan profitabilitas proyek," ujarnya dalam keterbukaan informasi, Kamis (20/6/2026).

Dari sisi profitabilitas, PP Presisi juga mencatatkan perbaikan kinerja. Rugi tahun berjalan hingga Juni 2026 berhasil ditekan sekitar 93,4 persen menjadi Rp88,6 miliar, dibandingkan rugi pada 2025 sebesar Rp1,3 triliun.

Perbaikan tersebut sejalan dengan langkah perusahaan dalam memperkuat fundamental dan meningkatkan efisiensi operasional.

Sementara itu, Vice President Corporate Secretary PP Presisi, Mei Elsa Kembaren, menegaskan perusahaan terus menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam menyampaikan perkembangan kinerja kepada pemegang saham dan pemangku kepentingan.

"Capaian Semester I 2026 menjadi bagian dari proses penguatan PPRE menuju kinerja yang lebih sehat dan berkelanjutan. Kami akan terus menjaga tata kelola, disiplin pengelolaan keuangan, serta kualitas operasional Perseroan," imbuhnya.

Ke depan, PP Presisi akan terus memperkuat kapabilitas di sektor jasa pertambangan dan konstruksi, mengoptimalkan aset dan portofolio proyek, serta meningkatkan efisiensi.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com