Saham Keluarga Taipan Hary Tanoe Kompak Ambruk

Kamis, 24 September 2026 | 12:11 WIB
Pergerakan saham grup emiten yang terafiliasi dengan taipan Hary Tanoesoedibjo melorot tajam pada perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/9/2026). Desain Suara.com/AI.
BACA 10 DETIK
  • Saham MNC Group kompak anjlok di Sesi I Kamis (24/9/2026), dipimpin BMTR (-14,68%) dan MNCN (-14,55%).
  • 5 emiten Hary Tanoe rawan terkoreksi akibat aturan baru batas harga terendah BEI Rp1 per saham.
  • Kebijakan batas harga Rp1 dari BEI berlaku efektif mulai Senin, 28 September 2026.

Suara.com - Pergerakan saham grup emiten yang terafiliasi dengan taipan Hary Tanoesoedibjo melorot tajam pada perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/9/2026).

Hingga pukul 11.25 WIB, mayoritas saham Group MNC berkubang di zona merah dan hanya menyisakan sedikit emiten yang bergerak stagnan.

Penurunan terbesar dialami oleh PT Global Mediacom Tbk (BMTR) yang susut 14,68% (16 poin) ke level Rp93 per saham, disusul PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) yang ambrol 14,55% (24 poin) ke posisi Rp141.

Pelemahan signifikan juga menimpa PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) yang melorot 11,57% (28 poin) menjadi Rp214, PT MNC Tourism Development Tbk (KPIG) yang anjlok 9,09% (5 poin) ke Rp50, serta PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) yang terkoreksi 4% (1 poin) ke level Rp24.

Di sisi lain, tiga emiten tercatat stagnan tanpa perubahan harga, yakni PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) di Rp28, PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) di Rp50, dan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) di Rp50.

Aksi pelepasan saham MNC Group ini terjadi di tengah kecemasan pasar terhadap kebijakan anyar BEI. Mulai Senin, 28 September 2026, BEI resmi mengosongkan batas harga terendah saham di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dari Rp50 menjadi Rp1 per lembar saham.

Kebijakan yang tertuang dalam SK Direksi BEI Nomor Kep-00136/BEI/09-2026 dan Kep-00137/BEI/09-2026 ini membuat 5 dari 8 emiten Hary Tanoe—yaitu BHIT (Rp24), IPTV (Rp28), BABP (Rp50), BCAP (Rp50), dan KPIG (Rp50)—berada dalam zona rawan koreksi lebih dalam mendekati level Rp1.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com