Manajer Kopdes Digaji Rp8,3 Juta, Setara Profesi Software Engineer di Jakarta

Selasa, 29 September 2026 | 18:06 WIB
Diklat Manajer Kopdes Merah Putih (Instagram/pusdikkavpussenkav)
BACA 10 DETIK
  • Manajer Kopdes digaji Rp6,3 juta-Rp8,3 juta per bulan.
  • Status manajer PKWT selama 2 tahun di bawah Agrinas Pangan.
  • Kopdes jadi infrastruktur subsidi, evaluasi dilakukan 7 Oktober.

Suara.com - Pemerintah menyiapkan penghasilan hingga Rp8,3 juta per bulan bagi manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Angka tersebut sudah mencakup gaji dan tunjangan, dengan besaran paling rendah sekitar Rp6,3 juta.

Total gaji yang didapatkan ini setara pekerja software engineer di perusahaan di DKI Jakarta berdasarkan data web pencarian kerja.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer disesuaikan dengan kondisi daerah dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

"Pendapatan berapa? Karena tanggung jawabnya berat untuk membangun ekonomi desa itu, itu dilihat daerahnya sesuai dengan UMK daerah itu. Antara Rp6,3 juta sampai Rp8,3 juta," kata Zulhas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Menurut dia, angka tersebut sudah mencakup seluruh komponen penghasilan.

Persoalan lainnya, para manajer Kopdes ternyata bukan pegawai tetap. Zulhas memastikan mereka direkrut dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun dan berada di bawah Agrinas Pangan.

"Pegawai kontrak waktu tertentu selama 2 tahun," ujarnya.

Skema tersebut membuat pemerintah harus memastikan biaya pengelolaan Kopdes sebanding dengan manfaat yang dihasilkan. Terlebih, Kopdes tidak hanya diarahkan menjalankan kegiatan perdagangan seperti koperasi pada umumnya.

Pemerintah menempatkan Kopdes sebagai bagian dari infrastruktur untuk menyalurkan berbagai program pemerintah. Fungsinya antara lain mencakup penyaluran pupuk, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan pangan, LPG 3 kilogram, hingga layanan BRILink dan pembayaran listrik.

"Karena koperasi ini kan bukan supermarket, tapi dia infrastruktur pemerintah, yang menangani masalah-masalah subsidi, bantuan pemerintah, dan lain-lain," kata Zulhas.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com