- Pengelola Cibis Park di Jakarta Selatan menyelenggarakan ajang lari malam pada Jumat, 25 September 2026.
- Acara bertema sosial ini berhasil mengumpulkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana di beberapa daerah Indonesia.
- Kegiatan ini bertujuan mempromosikan pola hidup aktif sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pekerja perkantoran modern.
Suara.com - Pengelolaan kawasan komersial dan perkantoran saat ini mengalami pergeseran paradigma seiring perubahan pola kerja masyarakat urban.
Guna mempertahankan tingkat okupansi dan daya tarik kawasan, para pengembang properti tidak lagi sekadar mengandalkan penyediaan fisik gedung yang kaku, melainkan dituntut menghadirkan fasilitas pendukung ekosistem bisnis yang adaptif, kolaboratif, serta berbasis pada kenyamanan lingkungan kerja.
Strategi diversifikasi fungsi ruang komersial kini menjadi kunci utama dalam menciptakan tenant experience yang berkelanjutan. Pengintegrasian program gaya hidup, sarana olahraga, serta kegiatan komunitas di area perkantoran dinilai mampu mencairkan formalitas iklim kerja, meningkatkan retensi penyewa gedung, dan memperkuat keterikatan antara ruang bisnis dengan lingkungan masyarakat sekitar.
Langkah penguatan nilai kawasan (place-making) tersebut memerlukan pendekatan konsisten melalui penyelenggaraan program sosial dan publik yang terstruktur.
Pola pemanfaatan area terbuka sebagai pusat interaksi non-formal dinilai efektif mentransformasi kawasan perkantoran menjadi ruang multifungsi yang berdaya saing di tengah kompetisi pasar properti komersial.
Implementasi strategi tersebut ditunjukkan oleh pengelola kawasan bisnis Cibis Park di koridor TB Simatupang, Jakarta Selatan. Pihak pengelola kembali menggelar agenda lari malam tahunan bertajuk Cibis Night Run 2026 pada Jumat (25/9/2026) mulai pukul 18.30 WIB. Kegiatan lari jarak 5 kilometer tersebut diikuti oleh lebih dari 300 peserta yang mencakup jajaran pekerja kantor di kawasan tersebut beserta masyarakat umum.
Agenda yang diresmikan sejak 2022 ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional sekaligus mempromosikan pola hidup aktif bagi para pekerja perkantoran. Pada edisi 2026, ajang ini mengusung tema “Run The Night – Share The Light” yang dikombinasikan dengan aksi kepedulian sosial.
Pihak penyelenggara mengarahkan kegiatan ini sebagai wadah penghimpunan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa daerah.
Dalam penyaluran donasi, pengelola berkolaborasi dengan Yayasan Dompet Dhuafa, serta menyediakan akses pencatatan dana secara digital agar publik dapat memantau perolehan bantuan secara transparan (real time).
Direktur 2 Cibis Park, Markos Saman, menjelaskan bahwa agenda ini dirancang untuk memperluas cakupan manfaat keberadaan kawasan bisnis bagi pemangku kepentingan yang lebih luas.
“Melalui Cibis Night Run 2026, kami ingin mendorong semangat hidup sehat sekaligus membangun kepedulian sosial di antara para pekerja, komunitas, dan masyarakat. Tema ‘Run The Night – Share The Light’ merepresentasikan semangat bahwa aktivitas positif yang dilakukan bersama dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi sesama.”, tutur Markos Saman, Direktur 2 Cibis Park.
Selain pelaksanaan lari malam, ajang ini dilengkapi dengan serangkaian aktivitas pendukung sejak sore hari, seperti eksibisi produk (Mini Expo) yang menampilkan ragam layanan pendukung gaya hidup, panggung hiburan dance performance dari kelompok Mollucan Soul, serta sesi penarikan doorprize.
Penyelenggaraan kegiatan ini secara berkelanjutan merupakan bagian dari model operasional Cibis Park sebagai kawasan perkantoran dan komersial terpadu di Jakarta Selatan.
Melalui penyediaan fasilitas pendukung bisnis, olahraga, dan interaksi publik, pengelola berupaya membangun ekosistem kawasan yang tidak hanya berorientasi pada transaksi komersial, melainkan juga mendukung produktivitas dan kesejahteraan para penghuninya.