IHSG Menghijau pada Pembukaan Senin, Pantau ENRG

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:12 WIB
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]
BACA 10 DETIK
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat ke level 6.071 pada perdagangan Senin pagi, 5 Oktober 2026.
  • Penguatan IHSG didorong oleh sentimen melunaknya data tenaga kerja Amerika Serikat serta keberhasilan rebound dari area 6.000.
  • BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi melanjutkan konsolidasi dengan memperhatikan level support dan resistance tertentu.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menghijau pada awal perdagangan, Senin, 5 Oktober 2026. IHSG menguat ke level 6.055.

Berdasarkan data Stockbit, hingga pukul 09.04 WIB, IHSG tetap di zona hijau ke level 6.071 atau naik 0,57 persen.

Pada perdagangan waktu itu sebanyak 4,49 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp654,54 miliar serta frekuensi sebesar 115.160 kali.

Di waktu itu, terdapat 389 saham menghijau, sedangkan, 182 saham merosot. Sisanya, 392 saham masih belum bergerak alias stagnan.

Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].

Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:

Top Gainer

  • AKKU
  • BLTZ
  • MPOW
  • STAR
  • TUGU

Top Loser

  • FORU
  • BESS
  • HADE
  • KREN
  • SAFE

Proyeksi IHSG

IHSG berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan awal pekan ini setelah rebound pada perdagangan Jumat (2/10). Peluang tersebut turut ditopang oleh melunaknya data tenaga kerja Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan riset BRI Danareksa Sekuritas, secara teknikal, IHSG diperkirakan masih berada dalam fase konsolidasi setelah berhasil rebound dari area 6.000.

Namun, momentum penguatan masih membutuhkan konfirmasi lebih lanjut. Level 6.000 hingga 5.854 menjadi area support yang perlu diperhatikan investor.

Sementara itu, area resistance berada di kisaran 6.100 hingga 6.110.

"Secara teknikal, IHSG berpotensi memasuki fase konsolidasi setelah rebound dari area 6.000, namun momentum masih perlu dikonfirmasi," tulis BRI Danareksa Sekuritas.

Jika IHSG mampu menembus level 6.110, peluang terjadinya technical rebound lebih lanjut akan semakin terbuka.

Sebaliknya, apabila kembali melemah dan menembus area support, investor perlu mencermati potensi tekanan lanjutan terhadap indeks.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com