PT Timah (TINS) Bongkar Rencana Besar Kuartal IV 2026, Sahamnya Masih Loyo

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:10 WIB
Timah yang dihasilkan PT Timah tbk (dok. PT Timah)
BACA 10 DETIK
  • PT Timah Tbk mengalokasikan biaya eksplorasi sebesar Rp33,19 miliar pada Triwulan III/2026 berdasarkan laporan keterbukaan informasi.
  • Perseroan merealisasikan survei laut di Bangka serta pengeboran darat seluas 11.666 meter di Bangka dan Belitung.
  • Harga saham TINS tercatat turun 2,92 persen menjadi Rp4,320 per saham pada perdagangan Senin, 12 Oktober 2026.

Suara.com - PT Timah (Persero) Tbk (TINS) mencatatkan total alokasi biaya kegiatan eksplorasi komoditas timah sebesar Rp33,19 miliar sepanjang Triwulan III/2026. Laporan berkala tersebut disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai wujud keterbukaan informasi emiten.

Corporate Secretary PT Timah, Ruddy Nursalam, memaparkan bahwa total anggaran eksplorasi pada kuartal ketiga tahun ini terdiri dari biaya operasional sebesar Rp21,63 miliar dan biaya investasi sebesar Rp11,56 miliar.

Selama periode Juli hingga September 2026, kegiatan eksplorasi offshore atau laut hanya mencakup aktivitas survei batimetri di Perairan Bangka, tanpa adanya kegiatan pengeboran eksplorasi maupun pandu.

Sementara itu, aktivitas eksplorasi onshore atau darat direalisasikan secara intensif di Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Kegiatan ini meliputi pemetaan, survei geofisika ground magnetic dan geolistrik, serta pengeboran eksplorasi timah primer dan aluvial dengan total kedalaman mencapai 11.666 meter bor.

Rencana Kerja dan Rencana Operasional Kuartal IV/2026

Memasuki Triwulan IV/2026, perseroan mengagendakan evaluasi berkala sekaligus melanjutkan rangkaian kegiatan eksplorasi. Untuk wilayah laut, PT Timah mengalokasikan satu unit Kapal Bor dan empat unit Ponton Bor yang difokuskan di perairan Bangka dan Kundur.

Adapun eksplorasi darat pada kuartal keempat diprioritaskan pada pengeboran eksplorasi dan pandu untuk timah primer serta aluvial di Pulau Bangka dan Belitung. Selain pengeboran, perseroan juga menjadwalkan pelaksanaan survei geofisika di wilayah Belitung serta survei topografi di Bangka dan Belitung.

Pergerakan Saham TINS

Bersamaan dengan penyampaian laporan eksplorasi tersebut, pergerakan harga saham TINS pada perdagangan Senin (12/10/2026) pukul 11.59 WIB tercatat berada pada level Rp4.320 per saham, atau mengalami penurunan sebesar 2,92 persen dibandingkan sesi sebelumnya.

DISCLAIMER: Artikel ini disajikan murni untuk pemenuhan hak informasi publik mengenai laporan keterbukaan emiten, kinerja operasional perseroan, dan indikator pasar modal. Seluruh rincian biaya, volume eksplorasi, serta harga saham disadur secara presisi dari keterbukaan informasi PT Timah (Persero) Tbk di Bursa Efek Indonesia.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com