Saham BBRI Jadi Penopang IHSG di Tengah Aksi Jual Asing dan Tekanan Saham Tekno

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:29 WIB
Ilustrasi. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]
BACA 10 DETIK
  • IHSG mengalami tekanan signifikan dengan koreksi 3,28 persen pada akhir September hingga awal Oktober 2026 akibat penurunan sektor teknologi dan konglomerasi.
  • Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BBRI menjadi penopang utama indeks karena mencatatkan koreksi lebih ringan sebesar 2,22 persen.
  • Investor asing kembali mencatatkan aksi beli bersih pada saham BBRI di beberapa sesi perdagangan kunci di tengah tren penjualan bersih di pasar.

Secara fundamental (laporan bank only per Agustus 2026), laba bersih BBRI tumbuh 6,6 persen secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp34,77 triliun dengan penyaluran kredit tumbuh 13,7 persen. Dengan rasio harga terhadap nilai buku (Price to Book Value/PBV) di kisaran 1,6 kali, harga saham BBRI dinilai relatif menarik bagi investor jangka panjang.

Uji Indikator: Rotasi Defensif atau Rebound Teknikal?

Kinerja saham BBRI yang mampu mengungguli IHSG memicu analisis mengenai potensi pergeseran peta portofolio pelaku pasar:

  • Koreksi mingguan BBRI sebesar 2,22 persen terbukti lebih ringan ketimbang penurunan IHSG yang mencapai 3,28 persen, mengindikasikan adanya daya tahan teknikal yang cukup solid.
  • Arus dana asing pada BBRI masih bergerak dinamis antara net buy dan net sell (tercatat net buy pada 28–29 September serta 6–7 Oktober), sehingga belum sepenuhnya memenuhi kriteria rotasi defensif yang menuntut akumulasi bersih secara berturut-turut.
  • Volume transaksi harian pada hari-hari penguatan saham BBRI tercatat sekitar 135 juta saham, atau berada di kisaran 82 persen dari rata-rata volume pergerakan 20 hari yang sebesar 165 juta saham.

Meskipun kekuatan relatif saham BBRI terbukti menjadi penyeimbang IHSG saat indeks tertekan ke kisaran psikologis 6.000, konsistensi aliran modal asing dan partisipasi saham perbankan lainnya masih menjadi parameter penting untuk mengonfirmasi arah tren selanjutnya secara menyeluruh.

DISCLAIMER: Artikel ini disajikan murni untuk pemenuhan hak informasi publik mengenai dinamika pasar modal dan indikator pergerakan saham. Seluruh data transaksi, kinerja keuangan, dan statistik arus modal disadur secara presisi dari rilis riset pasar perbankan dan Bursa Efek Indonesia. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada tanggung jawab masing-masing investor.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com