Perdagangan Indonesia-Rusia Tembus 4,84 Miliar Dolar AS, Perjanjian Dagang Dibidik Rampung 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:35 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto bertemu Deputi Pertama Perdana Menteri Rusia Denis Manturov, di Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/10/2026). [ANTARA/HO-Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian]
BACA 10 DETIK
  • Nilai perdagangan Indonesia dan Rusia pada tahun 2025 naik 21,6 persen menjadi 4,84 miliar dolar AS.
  • Pemerintah menargetkan penyelesaian ratifikasi perjanjian perdagangan bebas I-EAEU FTA dirampungkan sebelum akhir tahun 2026.
  • Airlangga Hartarto dan Denis Manturov sepakat memperkuat kerja sama industri, pertanian, teknologi, serta rantai pasok.

Airlangga menyambut kehadiran delegasi bisnis Rusia dalam pameran tersebut sebagai momentum untuk mempertemukan pelaku usaha dan membuka peluang kemitraan komersial baru.

Petani Kakao, I Ketut Sudomo di kebunnya yang terletak di Banjar Modingsari, Desa Candikusuma, kecamatan Melaya, Jembrana, Bali. [Suara.com/Eviera Paramita Sandi]

Delegasi Rusia mengikuti kegiatan itu sebagai tindak lanjut partisipasi Indonesia sebagai negara mitra dalam pameran INNOPROM di Yekaterinburg pada Juli 2026.

Manturov menekankan pentingnya hubungan antarpelaku usaha untuk memperluas kerja sama perdagangan dan investasi.

"Perusahaan-perusahaan kami menghadiri pertemuan business-to-business (B2B) dengan mitra potensial Indonesia, serta forum bisnis dengan sesi tematik mengenai perdagangan, investasi, dan kerja sama industri," ujar Manturov.

Pertemuan bisnis tersebut diharapkan mendorong diversifikasi perdagangan sekaligus membuka peluang investasi dan kolaborasi industri baru.

Pada akhir pertemuan, Airlangga dan Manturov sepakat melanjutkan penguatan kerja sama di sejumlah sektor, termasuk pertanian, teknologi, industri, serta pengembangan rantai pasok.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com