Investor Pasar Modal NTT Tembus 292 Ribu, Anak Muda Mendominasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:25 WIB
Ilustrasi investasi. (pexel/Leeloo The First)
BACA 10 DETIK
  • Jumlah investor pasar modal di Nusa Tenggara Timur mencapai 292.572 orang per 30 September 2026.
  • Kelompok usia muda mendominasi basis investor di provinsi tersebut dengan persentase sebesar 86,88 persen.
  • Bursa Efek Indonesia Perluas Galeri Investasi ke tingkat SMA guna tingkatkan literasi keuangan sejak dini.

Sebagai tahap awal, sosialisasi kepada perwakilan sekolah yang memenuhi persyaratan dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober 2026 di Kota Kupang.

Logo Bursa Efek Indonesia, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Perluasan Galeri Investasi ke sekolah menengah diharapkan dapat memperkenalkan konsep pasar modal sejak dini. Melalui edukasi yang terstruktur, pelajar dapat mempelajari dasar investasi, fungsi pasar modal, serta pentingnya memahami risiko sebelum menempatkan dana.

BEI juga mengevaluasi aktivitas setiap Galeri Investasi untuk memastikan program edukasi berjalan berkelanjutan. Adevi mengatakan, galeri yang tidak memenuhi ketentuan selama tiga tahun berturut-turut dapat ditutup.

“Sampai tiga tahun berturut-turut tidak memenuhi ketentuan, kita bisa melakukan penutupan Galeri Investasi,” katanya.

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga agar Galeri Investasi tidak sekadar menjadi fasilitas edukasi, tetapi juga aktif menjalankan kegiatan yang mendukung peningkatan literasi dan partisipasi masyarakat.

Investor Pasar Modal Nasional Tumbuh 58 Persen

Secara nasional, jumlah investor pasar modal mencapai 32,16 juta investor pada akhir September 2026. Angka tersebut meningkat 58 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di NTT, jumlah investor mencapai 292.572 orang. Provinsi tersebut berada di peringkat ke-26 dari 38 provinsi berdasarkan jumlah investor, sementara Kabupaten Kupang mencatat jumlah investor terbanyak di NTT, yakni 34.116 investor.

Pertumbuhan investor secara nasional menunjukkan semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam pasar modal.

Tantangan berikutnya adalah memastikan pertumbuhan tersebut berjalan beriringan dengan peningkatan literasi keuangan, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi investor secara jumlah, tetapi juga memahami instrumen yang dipilih dan risiko yang menyertainya.

Ilustrasi grafik pergerakan harga saham dan aktivitas pasar modal (Pexels/Alesia Kozik)

Melalui penguatan Galeri Investasi di perguruan tinggi dan rencana ekspansi ke sekolah menengah, BEI NTT berupaya memperluas akses edukasi pasar modal sekaligus membangun pemahaman investasi di kalangan generasi muda.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com