- IHSG anjlok 2 persen ke level 5.265,50 pada pukul 14.29 WIB.
- Sempat menguat ke 5.418,14, IHSG berbalik turun tajam pada sesi siang.
- Nilai transaksi saham mencapai Rp8,42 triliun dengan volume 215,64 juta lot.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tiba-tiba mendadak tertekan tajam pada perdagangan Selasa (27/10/2026). Setelah sempat menguat pada sesi pagi, indeks berbalik arah dan merosot hingga 2 persen pada perdagangan sesi II.
Berdasarkan data perdagangan pukul 14.29 WIB, IHSG berada di level 5.265,50, anjlok 107,60 poin atau 2 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 5.373,09.
Tekanan terhadap indeks terjadi setelah IHSG sempat menyentuh level tertinggi harian di 5.418,14 pada sesi pagi. Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama. Sejak menjelang pukul 10.00 WIB, indeks berbalik melemah dan terus bergerak di zona merah.
Pada rentang pukul 10.30 hingga 13.00 WIB, IHSG sempat bergerak relatif mendatar di kisaran 5.340-5.360. Akan tetapi, tekanan jual kembali meningkat menjelang pukul 14.00 WIB hingga membawa indeks mendekati level terendah hariannya di kisaran 5.264.
Pergerakan tersebut menunjukkan perubahan arah yang cukup tajam dalam satu hari perdagangan. IHSG yang sempat menguat pada pagi hari justru berakhir dalam tekanan jual signifikan menjelang penutupan pasar.
Aktivitas transaksi saham juga terpantau ramai. Hingga waktu pengamatan tersebut, volume perdagangan tercatat mencapai 215,64 juta lot dengan nilai transaksi sebesar Rp8,42 triliun.