Hitung-hitungan Pajak iPhone Duo dari Luar Negeri vs Resmi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:37 WIB
iphone duo (apple)
BACA 10 DETIK
  • YouTuber teknologi Indra iTechlife membeli iPhone Duo di Malaysia dan harus membayar pajak registrasi IMEI sebesar Rp8.215.000 di Bea Cukai.
  • Total pengeluaran pembelian iPhone tersebut mencapai Rp54,2 juta, lebih mahal sekitar Rp2,2 juta dari harga resmi di Indonesia.
  • Pemerintah mengenakan kewajiban Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor untuk mencegah peredaran barang ilegal serta melindungi industri lokal.

Suara.com - Membeli produk teknologi seperti iPhone Duo langsung dari luar negeri kerap dianggap sebagian orang sebagai pilihan yang menguntungkan.

Namun, pengalaman seorang YouTuber teknologi, Indra iTechlife, menunjukkan fakta sebaliknya. Total pengeluaran yang harus dibayar justru bisa membengkak dan menjadi lebih mahal dibanding harga resmi di Indonesia akibat pungutan pajak.

Pengalaman tersebut dibagikan Indra melalui kanal YouTube-nya dalam video berjudul "Pulang Wajib Bayar Pajak iPhone Duo 10 Juta?!". Dalam video itu, ia menceritakan proses membawa gawai lipat pertama Apple tersebut dari Malaysia hingga mengurus registrasi IMEI di Bea Cukai.

Biaya dan Perbandingan Harga Resmi

Sebelum tiba di Indonesia, Indra memperkirakan biaya pajak yang harus dibayarkan berkisar antara Rp8 juta hingga Rp9 juta. Estimasi ini didasarkan pada harga pembelian iPhone Duo varian 512 GB di Malaysia yang dibanderol sekitar 10.499 Ringgit atau setara dengan Rp46 juta hingga Rp47 juta.

Sesampainya di Tanah Air, Indra mendatangi layanan registrasi IMEI Bea Cukai dengan membawa dokumen persyaratan berupa paspor, boarding pass, dan perangkat yang dibeli. Setelah proses administrasi selesai, besaran pungutan yang harus dibayarkan resmi ditetapkan sebesar Rp8.215.000.

Jika diakumulasikan, total biaya yang dikeluarkan Indra untuk meminang iPhone Duo 512 GB tersebut mencapai sekitar Rp54,2 juta. Angka ini ternyata lebih mahal sekitar Rp2,2 juta jika dibandingkan dengan harga resmi iPhone Duo 512 GB di Indonesia yang berada di kisaran Rp52 juta.

Selisih harga tersebut tentu akan semakin melebar apabila memperhitungkan biaya tambahan seperti tiket pesawat dan akomodasi selama berada di luar negeri. Belum lagi, pembelian melalui jalur resmi di dalam negeri kerap menawarkan berbagai keuntungan tambahan, seperti program cicilan 0% hingga potongan harga untuk AppleCare+ dan casing original.

Estimasi Pajak untuk Kapasitas Lebih Tinggi

Tidak hanya varian 512 GB, beban pajak untuk varian kapasitas penyimpanan yang lebih besar ternyata jauh lebih tinggi.

Berdasarkan informasi dari petugas Bea Cukai yang diterima Indra, pajak untuk iPhone Duo 1 TB bahkan telah menembus angka Rp10 juta kecil. Sementara itu, untuk varian tertinggi 2 TB, pajaknya diperkirakan bisa mencapai Rp14 juta.

Penting untuk dipahami bahwa layanan registrasi IMEI dari pemerintah sebenarnya gratis (Rp0). Pungutan yang dibayarkan oleh penumpang bukan untuk biaya registrasinya, melainkan kewajiban Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) atas barang bawaan dari luar negeri.

Setiap penumpang mendapatkan fasilitas pembebasan pajak untuk total nilai barang bawaan hingga USD 500 per orang. Jika harga barang melebihi batas tersebut, maka hanya selisih nilai di atas USD 500 saja yang akan dikenakan pajak (berdasarkan aturan terbaru, komponennya meliputi Bea Masuk 10% dan PPN, sementara Pph Impor 0%).

Pemerintah mewajibkan pembayaran pungutan ini dengan beberapa tujuan utama:

Mencegah Barang Impor Ilegal: Menciptakan iklim persaingan yang adil (level playing field) antara produk luar negeri dan produk resmi di pasar domestik.
Melindungi Industri Lokal: Mendukung distributor resmi yang telah membayar pajak serta mengurus Sertifikasi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri).
Pendapatan Negara: Berkontribusi sebagai salah satu sumber pemasukan kas negara melalui sektor kepabeanan.
Dengan mempertimbangkan faktor pajak, biaya perjalanan, hingga jaminan garansi resmi, membeli iPhone Duo melalui distributor dalam negeri dinilai menjadi pilihan yang jauh lebih rasional dan ekonomis.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com