- OKX mencatat cadangan aset kripto US$29,4 miliar dalam PoR ke-48.
- OKX Shield menawarkan penggantian dana hingga US$500.000 bagi pengguna VIP.
- Perlindungan tidak mencakup penipuan yang disetujui pengguna dan kerugian trading.
Suara.com - Platform perdagangan aset kripto OKX memperkuat upaya membangun kepercayaan pengguna di tengah meningkatnya risiko keamanan industri kripto. Selain mengumumkan cadangan aset US$29,4 miliar, perusahaan juga menyiapkan perlindungan dana pengguna melalui program OKX Shield dengan nilai penggantian mencapai US$500.000.
Dalam laporan Proof of Reserves (PoR) ke-48 yang diterbitkan pada Jumat (30/10/2026), OKX mencatat aset utama senilai US$29,4 miliar. Laporan tersebut menjadi publikasi bulanan ke-48 secara berturut-turut sejak November 2022.
Melalui laporan PoR, pengguna dapat memverifikasi secara mandiri bahwa aset yang tercatat dalam akun mereka didukung oleh cadangan platform dengan rasio minimal 1:1.
Berdasarkan laporan terbaru, sejumlah aset utama OKX memiliki rasio cadangan di atas 100%. Bitcoin (BTC) tercatat memiliki rasio 110%, XRP sebesar 107%, Tether (USDT) dan Solana (SOL) masing-masing 105%.
Sementara itu, rasio cadangan USD Coin (USDC) dan Dogecoin (DOGE) masing-masing mencapai 101%. Adapun Ethereum (ETH) dan OKB berada di level 100%.
Di luar transparansi cadangan, OKX juga memperkenalkan OKX Shield sebagai lapisan perlindungan tambahan untuk mengantisipasi pengambilalihan akun oleh pihak ketiga.
Program ini menggabungkan pengamanan akun, pemantauan status keamanan, hingga fasilitas penggantian dana dalam satu layanan. Pengguna dapat memeriksa tingkat keamanan akun dan nilai perlindungan melalui aplikasi OKX tanpa dikenakan biaya tambahan.
Menariknya, nilai penggantian dana dalam program tersebut bisa mencapai US$500.000 atau sekitar Rp8,3 miliar dengan asumsi kurs Rp16.600 per dolar AS.
Besaran perlindungan dibedakan berdasarkan tingkatan pengguna. Pengguna reguler memperoleh batas penggantian maksimal US$100.000, sedangkan pengguna VIP 1-3 hingga US$250.000. Adapun pengguna VIP 4-6 mendapatkan perlindungan maksimal US$500.000.
Namun, fasilitas tersebut tidak berlaku untuk seluruh jenis kehilangan aset. OKX mensyaratkan status Shield harus aktif ketika penarikan dana terjadi.
Beberapa insiden yang berpotensi memperoleh penggantian meliputi serangan phishing yang menyebabkan penarikan tanpa izin, perangkat yang terinfeksi malware atau perangkat lunak kendali jarak jauh, serta insiden keamanan platform OKX yang telah terverifikasi.
Kasus pencurian perangkat juga dapat dipertimbangkan secara individual dengan dukungan bukti yang memadai. Setiap klaim tetap akan melalui proses pemeriksaan berdasarkan syarat dan ketentuan perusahaan.
Di sisi lain, OKX Shield tidak menanggung kerugian akibat transaksi yang dilakukan atau disetujui sendiri oleh pengguna, termasuk pembayaran kepada pelaku penipuan maupun penyamaran identitas.
Perlindungan juga tidak mencakup kerugian akibat aktivitas perdagangan dan fluktuasi harga pasar. Aset yang disimpan di OKX Wallet, OKX Pay, dompet mandiri (self-custody wallet), maupun platform eksternal juga berada di luar cakupan program.
Selain itu, klaim terkait kredensial yang dibagikan, penggunaan API key, serta alat pihak ketiga yang telah diizinkan tidak termasuk dalam perlindungan.