Nasib nahas menimpa bocah 10 tahun asal Desa Losarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Evan Fadly nama bocah itu meninggal dunia setelah mendapat tindakan kekerasan dari temannya sendiri.
Peristiwa kekerasan yang menimpa bocah kelas 3 SD itu terjadi pada 2020 lalu dan menjadi viral di media sosial belakangan ini.
Dari informasi yang dihimpun, Evan mendapat tindakan kekerasan yakni diselengkat dan ditiba teman-temannya.
Akibat tindakan kekerasan itu, tulang punggung korban bengkok hingga akhirnya meninggal dunia.
Sejak mendapat tindakan kekerasan dari rekan sekolahnya itu, Evan menurut penuturan pihak keluarga tidak bisa bersekolah.
Bahkan akibat peristiwa itu, korban sampai sempat kesulitan untuk berjalan.
Menurut paman korban, Shodikin, kejadian kekerasan yang dialami Evan baru diketahui setelah cara berjalan korban berbeda.
"Anaknya memang pendiam jadi gak pernah cerita, saat saya paksa baru ia bercerita," ucap paman korban mengutip dari Tribun.
Menurut paman korban, kondisi yang dialami Evan membuat pihak keluarga korban sangat terpukul. Apalagi selama ini korban dirawat sang paman dan neneknya.
Baca Juga: Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Bekasi Melonjak Drastis, Korban Diminta untuk Berani Melapor
Sementara ibu korban sendiri sudah meninggal dunia, sedangkan ayahnya tidak pernah ada di rumah karena bekerja serabutan.
Dikatakan oleh paman korban, meski selama 1 tahun keponakannya itu mengalami sakit karena kejadian itu, pihak sekolah tidak pernah sekalipun menjenguk.
Dikatakan oleh Shodikin, setelah ia datang ke sekolah dan marah-marah, baru pihak sekolah datang menjengguk bocah malang ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Di Balik Bendera Besar pada Truk Bantuan: Murni Solidaritas atau Sekadar Pencitraan Global?
-
Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia
-
Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI
-
Niat Jual Motor Curian via COD, Dua Pengamen Malah 'Terciduk' Polisi di Parkiran Minimarket
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh
-
Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal
-
Berawal dari Tanah yang Digali, Terungkap Anak di Lahat Bunuh Ibu karena Judi Online
-
Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah
-
Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok