Empat orang warga Papua di Distrik Kuyuwage, Kabupaten Lanny Jaya dilaporkan meninggal dunia akibat kelaparan.
Hal ini terjadi karena cuaca ekstrem berupa hujan es yang membuat perkebunan warga rusak. Akibat dari cuaca ekstrem ini, 548 warga lainnya juga terdampak.
Hujan es yang membuat kebun warga rusak membuat mereka gagal panen dan stok makanan pun menjadi berkurang.
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua seperti dikutip dari Tribun, pihaknya telah mengirim tim tanggap darurat ke wilayah tersebut.
Dikatakan oleh Ketua BPBD Papua, Willem Manderi bahwa sudah dua pekan warga di Lanny Jaya terdampak cuaca ekstrem dan gagal panen.
Pihak pemerintah Kabupaten Lanny Jaya sendiri sudah mengirim bantuan makanan kepada warga yang terdampak cuaca ekstrem ini.
Untuk pengiriman bantuan makanan kepada warga sendiri bukan hal mudah.
Menuju ke Distrik Kuyuwage ditempuh menggunakan transportasi udara dan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama dua jam.
Baca Juga: Ancaman Kelaparan Melanda Dunia, Presiden Jokowi Bersukur Indonesia Mampu Kendalikan Situasi Sulit
Berita Terkait
-
Pimpin Rapat Soal Papua, Wapres Bahas Percepatan Pembangunan Hingga Pemekaran
-
Anaknya Lulus Magister Undip, Orang Tua dari Papua ini Enggan Pulang sebelum Bertemu Ganjar Pranowo
-
Buronan KPK Bupati Mamberamo Tengah Disebut Kabur ke Papua Nugini, Dubes RI: Belum Ada Pemberitahuan Resmi
-
Wakil Presiden Ma'ruf Amin Kantongi Daftar Nama Penjabat Gubernur di Tiga Provinsi Baru Papua
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Kekeringan Ekstrem Landa Lombok Barat, 4.245 KK Krisis Air
-
4 Kulkas Mini Murah dan Hemat Listrik, Daya Mulai 20 Watt
-
Venezuela Diguncang Gempa Bumi 'Raksasa' 7,2 SR, Korban Berjatuhan
-
Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo
-
Menggugat Orkestrasi Dukungan MBG: Gerakan Murni atau Pertunjukan Politik?
-
Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat
-
4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Nestapa Peternak Ayam Petelur di Magetan: Pakan Mencekik, Hasil Ternak Jadi Pajangan Gudang