- Polres Metro Jakarta Utara menyidik kasus dugaan pelecehan seksual oleh warga negara asing asal China berinisial HC.
- Pelaku HC saat ini ditahan karena kepemilikan narkoba jenis etomidate di sebuah apartemen kawasan Jakarta Utara tersebut.
- Penyidik masih memeriksa saksi terkait kasus pelecehan terhadap korban anak di bawah umur yang belum bisa dimintai keterangan.
Suara.com - Polres Metro Jakarta Utara masih berupaya mengungkap kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh warga negara asing (WNA) asal China berinisial HC (51) terhadap anak di bawah umur yang dilakukan di sebuah apartemen di Jakarta Utara.
“Kami masih proses penyidikan untuk dugaan pelecehan seksual ini, tapi masih belum dapat meminta keterangan dari korban karena beralasan sakit,” kata Kasat Perlindungan Perempuan dan Anak Pidana Perdagangan Orang (PPA PPO) Polres Metro Jakarta Utara Kompol Ni Luh Arsini di Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Dia mengatakan pihaknya saat ini fokus pada dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh warga asing tersebut kepada anak di bawah umur.
“Kalau untuk penyekapan, unsurnya masih belum masuk,” ujar Arsini sebagaimana dilansir Antara.
Dia menyebutkan petugas sudah mengambil keterangan dari pelaku HC, dan saat ini pelaku ditahan terkait kasus temuan narkoba jenis etomidate di dalam tempat tinggalnya.
Sementara itu, terkait dugaan kasus pelecehan seksual, kata Arsini, pelaku HC diperkenalkan dengan korban melalui dua orang teman wanitanya, yang sebelumnya sudah pernah melakukan hubungan suami istri dengan pelaku.
Kedua wanita teman korban itu diketahui juga merupakan perempuan di bawah umur dan sudah lebih dulu kenal dengan pelaku.
Salah satu dari kedua teman wanita tersebut, kata Arsini, kenal dengan pelaku, sementara satu teman lainnya hanya menemani di lokasi tersebut,
“Jadi, korban ini diajak temannya bertemu pelaku dan diduga terjadi aksi pelecehan di sana,” ungkap Arsini.
Baca Juga: Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
Lebih lanjut, dia pun mengatakan telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kasus tersebut. Selain pelaku, ada pula yang mengantarkan korban ke lokasi kejadian.
“Kami juga memeriksa pihak yang menyewakan apartemen kepada pelaku,” tutur Arsini
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Utara menangkap WNA asal China berinisial HC (51) yang diduga melakukan penyekapan dan percobaan pemerkosaan terhadap perempuan berinisial AAW alias C (17) di dalam sebuah unit apartemen di kawasan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.
“Satu orang warga negara China berinisial HC sudah ditangkap, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara Iptu Maryati Jonggi di Jakarta, Senin (4/5).
Dia menyebutkan pelaku HC bukanlah turis yang sedang berwisata ke Indonesia, melainkan seorang tenaga kerja asing dengan izin tinggal yang masih berlaku.
“Terlapor ini menyewa unit di apartemen tersebut,” kata Arsini.
Berita Terkait
-
Viral Siswi SD di Palembang Jadi Korban Rudapaksa, Alami Kondisi Serius hingga Jalani Operasi
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah