Indonesia pernah tampil dalam Piala Dunia FIFA, yakni pada 1938 di Prancis saat bernama Hindia Belanda. Mereka kalah dalam pertandingan pertama menghadapi Hongaria.
Itu salah satu fakta soal Timnas Indonesia, namun ada sejumlah fakta soal kiprah tim Merah Putih yang mungkin jarang orang ketahui.
Si Kernet Truk Jadi Penyerang Legendaris
Dikutip dari bbc.com, seorang tukang becak di Makassar bernama Andi Ramang merupakan striker legendaris Timnas Indonesia.
Menjelang kemerdekaan Indonesia pada 1945, Ramang sempat mencari nafkah dengan menjadi tukang becak. Selain menjadi tukang becak, Ramang juga pernah menjadi kernek truk.
Ia kemudian bergabung ke Persatuan Sepakbola Induk Sulewasi untuk melawan PSM. Dari laga inilah bakat Ramang kemudian mulai dikenal.
Pad era 50-an, Ramang mulai dikenal publik Indonesia dan mendapat julukan Si Kurcaci Monster. Kejayaan Ramang ternyata singkat saja, tahun 1960, sesudah namanya sempat melangit ia dijatuhi skorsing. Ramang dituduh makan suap.
Menolak Lawan Israel
Timnas Indonesia sebenarnya hampir saja dua kali tampil di Piala Dunia, andai pada Kualifikasi Piala Dunia 1958 Swedia, Timnas tidak satu grup dengan Israel.
Baca Juga: Jelang Hadapi Vietnam, Bima Sakti Hindari Timnas Indonesia U-16 dari Gemerlap Puja-puji
Ya, negara Zionis ini kemudian membuat Timnas Indonesia memutuskan untuk menolak memainkan laga babak kualifikasi tersebut. Selain Isreal, timnas juga satu grup dengan Sudan dan Mesir. Langkah Indonesia ini pun diikuti oleh Sudan dan Mesir yang menolak untuk bermain dengan Israel.
Kekalahan Terbesar Timnas
Dikutip dari fourfourtwo.com, sepanjang sejarahnya Timnas Indonesia sudah 8 kali pernah mengalami kekalahn terbesar. Pertama pada 15 Desember 1988 saat dikalahkan klub Jerman, Hamburger SV enam gol tanpa balas. Selanjutnya kalah dengan skor yang sama dari Arab Saudi pada 17 Desember 2003.
Lalu apda 2010 lalu dikalahkan Uruguay dengan skor 1-7 di Stadion GBK. Selanjutnya skor 7-0 pernah juga dirasakan Timnas saat dikalahkan Thailand pada 15 Desember 1985. Skor sama juga pernah dirasakan Timnas saat dikalahkan Suriah pada 18 November 2007.
Selanjutnya ada Singapura yang pernah membantai Timnas dengan skor 1-8 pada 28 Agustus 1986, lalu Timnas juga pernah dikalahkan Denmark dengan skor 0-9 pada 03 September 1974 dan terakhir Timnas kalah 0-10 pada 29 Februari 2012.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Yamaha Racing Indonesia Rilis Formasi Pembalap 2026 Demi Target Juara Dunia
-
Antara Idealisme dan Uang: Realita Pembajakan Buku dalam Selamat Tinggal
-
2 Kejanggalan Sikap Ayah Bocah di Sukabumi yang Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Apa Itu?
-
Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!
-
BKSDA Sumbar Tangkap 2 Pelaku Perdagangan Tapir di Pasaman, Satwa Mau Dikirim ke Medan
-
Sikat MU Lima Gol Tanpa Balas, Persib Punya Modal Buat Kalahkan Persebaya
-
3 Warna Lipstik yang Bikin Wajah Awet Muda dan Segar, Jangan Salah Pilih!
-
Pembacokan Mahasiswi UIN Suska: Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Terpikat Sejak Sama-sama KKN!
-
Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia