Pengacara keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak menyebut kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo sebenarnya akan mudah untuk diungkap jika sejumlah institusi lain ikut terlibat dalam penyelidikan ini.
Menurut Kamarudin Simanjuntak, penyelidikan kasus penembakan Brigadir J akan terungkap jika institusi lain seperti Angkatan Darat, Laut, dan Udara juga ikut terlibat.
"Angkatan Darat, Laut dan Udara ikut terlibat dalam penyelidikan kasus. DPR juga selama ini hanya diam saja pada kasus ini. Kasus ini memang sederhana, tapi di sana saling sandera menyandera. Ada kubu tomat, ada kubu cabai," kata pengacara keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak seperti dikutip dari Breaking News Metro TV, Selasa (9/8/2022).
"Untuk penetapan tersangka pada kasus ini sebenarnya bisa. Merujuk pada pasal 188 KUHP, saksi kan sudah sangat banyak. Kita sudah drop 11 orang saksi, sebenarnya 2 orang saksi sudah cukup. Ada bukti surat, ada bukti-bukti pengancaman. Sebenarnya itu mudah untuk penetapan tersangka. Namun, kemudian menjadi sulit karena di sana adanya polisi dalam polisi. Ada kubu-kubuan di sana," jelas Kamarudin Simanjuntak.
Sementara itu, seperti dikutip dari Suara.com, rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan diblokade dengan dipasang garis polisi, menyusul kedatangan sejumlah personel Korps Brimob dan Divisi Propam Polri ke lokasi.
Belum diketahui apa maksud kedatangan para personel tersebut di rumah Sambo. Sebelumnya, petugas Divisi Propam datang menggunakan dua mobil dan berhenti di depan kediaman Irjen Ferdy Sambo pukul 15.15 WIB. Tidak lama berselang, dua kendaraan taktis milik Korps Brimob datang ke lokasi.
Pada sore ini, pukul 18:00 WIB, Kapolri Listyo Sigit akan mengumumkan tersangka baru di kasus penembakan Brigadir J.
Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menyebut penetapan tersangka baru pada pukul 16:00 WIB.
Baca Juga: Puan Ingatkan Polisi Tidak Mengaburkan Kematian Brigadir J
Berita Terkait
-
Kediaman Irjen Ferdy Sambo Dipasang Garis Polisi, Personel BrimobBersiaga
-
Pasukan Brimob Bersenjata Lengkap Datangi Rumah Pribadi Ferdy Sambo
-
Puan Ingatkan Polisi Tidak Mengaburkan Kematian Brigadir J
-
Lemkapi Sebut Pengakuan Bharada E yang Terbaru Akan Menjadi Petunjuk Timsus
-
Jokowi Jelang Penetapan Tersangka Baru Kematian Brigadir J: Ungkap Apa Adanya
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Kisruh Beasiswa LPDP, Waktunya Evaluasi Sistem?
-
Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini
-
5 Jajanan Korea Favorit untuk Buka Puasa, Manis dan Menggoda Selera
-
Polres Malang Sikat 3 Kg Bubuk Mercon di Poncokusumo, Seorang Pelaku Ditangkap
-
Tata Cara Bayar Zakat Fitrah, Berapa Besarannya?
-
KPK Ungkap Modus Budiman Bayu Sembunyikan Uang Gratifikasi Rp5,19 Miliar
-
KPK Ungkap Kasus Korupsi Bea Cukai Pengaruhi Maraknya Rokok Ilegal
-
5 Mobil Setangguh Pajero Sport Pajak Setara Brio Baru, Harga Under 90 Juta
-
Terungkap! Ini Alasan KPK Langsung Tangkap Kasi Intel Cukai
-
Airlangga Pastikan Tarif Dagang Indonesia dan AS Turun ke 15 Persen, Berlaku 90 Hari