Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:00 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah menetapkan strategi konkret untuk menghadapi Piala AFF 2026 dengan mengandalkan sepenuhnya pada pemain domestik yang berbasis di liga-liga lokal Indonesia. [Dok. KitaGaruda]
Baca 10 detik
  • Pelatih John Herdman memutuskan menggunakan pemain berbasis liga domestik untuk memperkuat Timnas Indonesia pada Piala AFF 2026.
  • Program pemusatan latihan intensif selama 20 hari di Bali akan dilaksanakan pada awal Juli untuk memulihkan kondisi fisik.
  • Herdman melakukan evaluasi kemampuan teknis dan fisik pemain di Jakarta guna mempersiapkan skuad terbaik menghadapi turnamen regional tersebut.

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah menetapkan strategi konkret untuk menghadapi Piala AFF 2026 dengan mengandalkan sepenuhnya pada pemain domestik yang berbasis di liga-liga lokal Indonesia.

Untuk mengatasi tantangan fisik yang dihadapi pemain-pemain tersebut akibat libur musim kompetisi, Herdman merancang program pemusatan latihan (training camp) yang sangat intensif selama 20 hari di Bali pada awal Juli mendatang.

Hal itu diungkapkan usai ia memimpin sesi pertandingan internal (internal squad match) yang diselenggarakan Sabtu (30/5/2026 di Stadion Madya, Jakarta.

Keputusan ini berarti para pemain terpilih harus merelakan waktu istirahat mereka demi persiapan maksimal menghadapi turnamen regional sub-konfederasi Asia Tenggara.

Tantangan utama yang dihadapi Herdman adalah kondisi fisik pemain domestik yang sedang berada dalam periode libur musim kompetisi.

Timnas Indonesia Perkuat Aspek Non-Taktikal untuk Hadapi Jepang dan Qatar di Piala Asia 2027. [Dok. KitaGaruda]

Untuk mengatasi hal ini, Herdman tidak memilih untuk memberikan waktu istirahat yang panjang, melainkan merancang program pemulihan dan peningkatan kebugaran yang sangat terstruktur.

"Sayangnya mereka tidak akan mendapat istirahat. Mereka harus bekerja untuk bersiap menghadapi AFF," terang Herdman.

Program pemusatan latihan 20 hari di Bali pada awal Juli dirancang sebagai solusi komprehensif untuk mempersiapkan skuad lokal mencapai standar kebugaran dan ketajaman taktis yang diinginkan.

Durasi 20 hari ini bukan sekadar angka arbitrer, melainkan hasil perhitungan ilmiah mengenai waktu minimal yang diperlukan untuk meningkatkan kapasitas aerobik, kecepatan, kelincahan, dan ketahanan pemain setelah periode libur.

Baca Juga: Penyebab Tiket Laga Timnas Indonesia Kini Sepi Peminat Terbongkar

Sebelum mengumumkan skuad final untuk Piala AFF 2026, Herdman menggunakan pemusatan latihan minggu ini (akhir Mei 2026) sebagai platform evaluasi komprehensif terhadap pemain-pemain domestik.

Dalam sesi latihan ini, Herdman tidak hanya menilai kemampuan teknis dan taktis pemain, tetapi juga mengukur kompetensi fisik mereka setelah libur musim.

"Saya perlu menilai kompetensi fisik mereka karena mereka sedang libur musim kompetisi," jelas Herdman mengenai tujuan pemusatan latihan minggu ini.

Load More