Bagi sepakbola Brasil, nama Mario Zagallo ialah legenda setelah nama Pele. Sebagai seorang pemain, Zagallo memiliki prestasi mengkilap di Timnas Brasil, utamanya di level Piala Dunia.
Pemain yang mengawali kariernya di America ini mulai menyita perhatian setelah ia membela Flamengo pada 1950. 8 tahun kemudian, ia dipanggil ke Timnas Brasil.
Pemanggilan Zagallo ke Timnas mampu membawa tim Selecao menjadi juara Piala Dunia edisi Piala Dunia 1958.
Zagallo juga mencetak 1 gol saat Brasil kalahkan Swedia di partai final. 4 tahun kemudian di Piala Dunia 1962, pemain yang memiliki darah Lebanon ini juga antarkan Brasil menjadi juara.
Setelah memutuskan pensiun sebagai pemain pada 1965, Zagallo alih profesi sebagai pelatih. Dua tahun setelah pensiun, Zagallo ditunjuk sebagai pelatih Timnas Brasil.
Di tahun awal kepelatihannya sebagai pelatih Brasil, Zagallo terbilang belum tunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih terbaik.
Ia pun dipecat setahun kemudian. Namun selang 2 tahun tepatnya pada perhelatan Piala Dunia 1970, Zagallo kembali ditunjuk sebagai pelatih.
Di waktu inilah nama Zagallo catatkan diri sebagai pemain dan pelatih yang sukses meraih Piala Dunia. Brasil mampu dibawa Zagallo jadi juara Piala Dunia 1970.
Dikutip dari fifa.com di final, Brasil mampu pecundangi Timnas Italia dengan skor 4-1. Kapasitas Zagallo sebagai pelatih setelah itu sangat dihormati banyak orang. Selain Brasil, Zagallo juga tercatat melatih 4 negara lain yakni Kuwait, Arab Saudi, UEA, dan Libanon.
Baca Juga: Setelah Setahun Mengambang, Laga Brasil-Argentina yang Terhenti Resmi Dibatalkan
Pada Piala Dunia 1998, Zagallo hampir saja mengantarkan Brasil untuk juara Piala Dunia. Sayang di final, Brasil dikalahkan tuan rumah Prancis dengan skor cukup telak 0-3.
Berita Terkait
-
FIFA: 2,45 Juta Tiket Piala Dunia 2022 Terjual
-
Profil Ahmed bin Ali Stadium, Salah Satu Venue di Piala Dunia 2022 Qatar
-
Mengenal Majed Abdullah, Pemain Terbaik Arab Saudi di Ajang Piala Dunia
-
Menelisik Makna dari Logo Resmi Piala Dunia U-20 2023
-
6 Pemain Asia yang Penampilannya di Piala Dunia Layak Ditunggu, Salah Satunya Bentangkan Merah Putih di HUT RI
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mitsubishi Siap Produksi Pikap Kopdes Merah Putih, Tapi Belum Pernah Ditawari Agrinas
-
Review Lift: Film Thriller Lokal dengan Akting yang Menarik dan Emosional
-
Terjadi Lagi, Gajah Mati Ditemukan di TNTN: Diduga Akibat Infeksi Terkena Jerat
-
3 Tablet Android Terjangkau dengan Spek Menarik di Bawah Rp5 Juta
-
6 Olahraga Ringan saat Puasa untuk Jaga Stamina, Tubuh Tetap Sehat Selama Ramadan
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Bukan Hanya Ganti Oli, Motul Ajak Pemilik Motor Tingkatkan Standar Servis
-
Bunga Sartika Mundur Usai Polemik Spill Skincare, Tasya Farasya Disalahkan?
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Isuzu Indonesia Incar Market Share Lebih dari 30 Persen Tahun 2026