/
Sabtu, 20 Agustus 2022 | 11:05 WIB
Liga Belgia | bolatimes.com

Melihat kiprah Timnas Belgia pada Piala Dunia 2018 lalu, publik sepakbola dunia tentu terkagum-kagum dengan capaian Eden Hazard cs.

Banyak pihak memang sudah jauh-jauh hari memprediksi Timnas Belgia bakal berbicara banyak di kancah internasional seperti Piala Dunia. 

Menjamurnya para pemain Belgia di sejumlah liga top Eropa jadi salah satu alasannya. Namun adakah yang memprediksi Liga Belgia bakal setara dengan liga top Eropa saat ini, Liga Inggris, La Liga atau Serie A? 

Hitung-hitungan di atas kertas memang menempatkan Belgia bakal menjadikan liga mereka setara dengan liga top Eropa. Faktor yang membuat itu terjadi sudah diprediksi sejak 2002 silam.

Belgia seperti semacam ruang tunggu bagi sejumlah investor kelas kakap untuk menyalurkan uang mereka di klub Belgia.

Majunya Liga Inggris, La Liga atau Serie A tak bisa dilepaskan dari faktor ekonomi ketiga negara tersebut, faktor itulah juga yang membuat banyak pakar Liga Belgia bakal bergeliat di beberapa tahun mendatang. 

Disokong oleh kebijakan pemerintah mereka, Liga Belgia siap untuk kedatangan banyak investor kelas kakap. Pasalnya pemerintah Belgia menerapkan deregulasi yang membuat para investor banyak yang tertarik. 

Deregulasi merupakan langkah yang diambil pemerintah suatu negara untuk mengurangi bahkan meniadakan aturan administrative yang mengekang arus modal. 

Tambah menggiurkan lagi, pemerintah Belgia juga memperlakukan kebijakan yang sangat longer dalam urusan paspor untuk orang asing, khususnya untuk mereka yang bukan berasal dari kawasan Uni Eropa. 

Baca Juga: Profil Liam Oetoehganal, Pemain Keturunan Indonesia yang Gabung Klub Liga Belgia

Di Belgia, orang asing hanya membutuhkan waktu 2 tahun untuk bisa mendapat paspor Uni Eropa. Ya seperti yang kita ketahui para investor kakap di sepakbola saat ini berasal dari kawasan Timur Tengah dan Timur Jauh. 

Laporan dari indexmundi menyebutkan bahwa sejak periode 1995 hingga 2002, sejumlah perusahaan lokal Belgia hamper 60 persen sudah beralih tangan ke para investor asing. 

Menariknya hal itu tidak menimbulkan gelojak di warga lokal Belgia, pasalnya para investor asing ini membukakan peluang usaha dari skema venutra. 

Kondisi ini kemudian membuat pada periode setelah 2002, 80 persen perusahaan yang dibeli investor asing itu sudah kembali dimiliki orang asli Belgia. 

Namun derasnya investasi asing dan menjamurnya warga negara asing tentu saja menimbulkan dampak positif dan negatif. Di negara semaju Belgia pun dampak negatif dari kehadiran investasi asing merembet pada kasus-kasus SARA.

Lantas apa dampaknya pada sepakbola, khususnya Liga Belgia atau yang dikenal dengan sebutan Pro Jupiler? 

Load More