Liga-liga sepak bola Eropa sedang menikmati jendela transfer di awal musim 2022/23. Klub-klub besar maupun kecil berlomba membeli pemain terbaik di kesempatan emas ini.
Semua pemain ini terlihat menjanjikan. Tapi kamu juga tentu tahu, sering kali pemain bintang yang dibeli awal musim akan membawa bencana bagi klub saat liga berjalan. Nah, berikut ini adalah daftar lima transfer pemain terburuk sepanjang sejarah:
5. Carlos Tevez
Pada 2016 lalu nama Carlow Tevez mengguncang jagat bola. Striker Argentina yang pernah membela Juventus dan Manchester United diboyong dari Boca Juniors oleh klub Tiongkok, Shanghai Shenhua dengan harga sekitar 16 juta poundsterling.
Ia kabarnya digaji 630.000 poundsterling per pekan. Jika itu angka itu benar, maka saat itu Tevez adalah pesepak bola dengan gaji termahal di dunia. Tevez sendiri memang membantah kabar soal gajinya itu.
Shenhua berharap besar pada Tevez. Sayang yang terjadi justru mengecewakan. Tevez yang ketika itu berusia 33 tahun, hanya bermain sebanyak 20 kali dalam satu musim.
Ia mencetak empat gol dan terlihat sangat bosan di lapangan. Para suporter Shenhua kerap mengejeknya di lapangan.
Belakangan Tevez mengaku bahwa ia ke Tiongkok hanya untuk berlibur. Ia juga menilai bahwa pemain sepak bola China tidak punya bakal alami. Ia memprediksi bahkan dalam 50 tahun sepak bola Tiongkok tak akan bisa bersaing di dunia.
4. Romelu Lukaku
Setelah sukses di meraih Scudetto bersama Inter Milan, Chelsea membeli kembali Lukaku pada 2021 dengan nilai transfer sekitar 97,5 juta poundsterling.
The Blues berharap, striker Belgia yang pernah dibuangnya itu, akan bersinar dengan kilau yang sama terangnya dengan di Italia. Sayang seribu sayang, harapan itu melayang denga cepat.
Baca Juga: Frenkie de Jong Kembali Jadi Bek saat Barcelona Lawan Juventus, Cara Halus Xavi Usir Sang Gelandang?
Di Inggris, Lukaku melempem. Ia hanya mencetak 15 gol musim lalu. Ia kemudian disisihkan oleh manajer Thomas Tuchel setelah mengatakan kepada Sky Italia bahwa potensinya belum sepenuhnya dimaksimalkan di Chelsea. Ia juga mengaku merindukan Inter Milan.
Di musim ini Lukaku kembali dipinjamkan ke Inter Milan. Raksasa Italia itu hanya membayar ongkos sekitar sepersepuluh dari yang dibayar Chelsea pada awal musim 2021.
3. Coutinho
Countinho diboyong Barcelona dari Liverpool dengan mahar sekitar 105 juta poundsterling. Ia dibeli setelah Barca menelan pil pahit kepergian Neymar ke PSG.
Alhasil, tidak hanya dibeli dengan harga mahal. Countinho juga digaji selangit: 470.000 poundsterling per pekan. Tetapi performa gelandang Brasil itu dilapangan benar-benar merayap.
Di dua musim pertamanya bersama Barca, Coutinho terlihat sangat canggung di lapangan. Jumlah golnya yang diciptakannya tidak memuaskan. Ia lebih banyak duduk di bangku cadangan.
Tak lama berselang, ia dipinjamkan ke Bayern Munich. Di klub raksasa Jerman itu, ia menikmati prestasi merebut trigelar - termasuk juara Liga Champions - pada musim 2019/2020.
Countinho kemudian pulang ke Barcelona, tetapi gagal meraih tempat utama. Ia lalu dipinjamkan ke Aston Villa. Pada Mei 2022, diumumkan bahwa Countinho kini jadi pemain Aston Villa.
2. Eden Hazard
Hazard dibeli Real Madrid dari Chelsea dengan harga 100 juta euro. Ia diharapkan menggantikan Cristiano Ronaldo, tetapi justru jarang dimainkan.
Di musim 2019/20, Hazard hanya mencetak satu gol untuk Madrid. Sementara pada musim selanjutnya, ia mencetak 5 gol. Cedera memaksa Hazard lebih banyak di bangku cadangan.
Di musim 2022/23 belum diketahui apakah Hazard, yang kini berusia 31 tahun, akan masuk rencana manajer Carlo Ancelotti.
1. Antoine Griezmann
Sejumlah pundit menempatkan Griezmann sebagai transfer paling gagal dalam industri sepak bola modern. Ia dibeli Barcelona dari Atletico Madrid seharga 120 juta euro pada 2019 silam.
Tetapi musim lalu ia kembali berseragam Atletico. Barca meminjamkan striker Prancis itu ke Atletico karena lelaki berusia 31 tahun itu tampil buruk bersama Blaugrana.
Griezmann hanya mencetak 15 gol di musim pertamanya dan tak banyak berubah di musim 2020/21.
Yang menyedihkan adalah, pembelian Griezmann dengan harga mahal disebut sebagai salah satu penyebab Barca tak mampu mempertahankan Lionel Messi.
Demikianlah daftar transfer pemain terburuk dalam sepak bola modern. Menurut kalian, mana pemain yang paling flop? [90Min.com]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Hukuman Pelaku atau Perbaikan Sistem? Menolak Narasi "Oknum" yang Berulang
-
THR Karyawan Swasta Kapan Cair? Begini Mekanisme dan Jadwal Pencairannya
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
BLACKPINK Bawa Pesan Keberanian dan Persatuan di Comeback Lagu Terbaru, Go
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Yamaha Racing Indonesia Rilis Formasi Pembalap 2026 Demi Target Juara Dunia
-
Antara Idealisme dan Uang: Realita Pembajakan Buku dalam Selamat Tinggal
-
2 Kejanggalan Sikap Ayah Bocah di Sukabumi yang Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Apa Itu?
-
Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!
-
BKSDA Sumbar Tangkap 2 Pelaku Perdagangan Tapir di Pasaman, Satwa Mau Dikirim ke Medan