Kejayaan Timnas U-16 di piala AFF U-16 tentu saja tidak lepas dari didikan dan pelatihan dari tangan dingin sang pelatih, Bima sakti. Suntikan motivasi yang kerap kali diberikannya menjadikan anggota Timnas makin bersemangat menjuarai AFF U-16.
Bima Sakti memulai karirnya setelah ia pensiun sebagai pemain handal di tim kelahirannya, Persiba Balikpapan. Pada tahun 2016, ia memulai karirnya sebagai asisten Persiba Balikpapan. Pada tahun itu Persiba Balikpapan dilatih oleh Jaino Matos, sang putra Jairo Matos yang berasal dari Brazil.
Namun, meski menjabat sebagai asisten Jaino Matos, Bima Sakti tak hanya memiliki ilmu yang bersumber dari Jaino Matos. Ia telah memiliki segudang ilmu sejak ia masih muda.
Ilmu sepakbola pertama didapatkan Bima Sakti saat berusia belasan tahun ketika PSSI mengirimkan anak-anak muda berbakat untuk menjalani pendidikan di Tavarone, Italia. Ketika itu, anak-anak muda berusia 18 tahun diikutkan kompetisi junior Lega Calcio Primavera (U-21). Jadi, tim itu dikenal sebagai PSSI Primavera.
Dibantu Sampdoria, tim ini ditangani Romano Matte dengan asistennya, Danurwindo dan Harry Tjong. Bahkan, pelatih legendaris Swedia, Sven-Goran Eriksson, dan asistennya, Tord Grip, sering membantu memberi saran. Ketika itu, Sven-Goran Eriksson adalah pelatih I Blucerchiati.
Mereka kemudian diajari dan dibentuk dengan kultur dan kebiasaan sepak bola ala negri pizza, Italia. Dari tim ini, dikenal berdatangan para pemain top seperti Kurniawan Dwi Yulianto, Kurnia Sandy, Yeyen Tumena, Aples Tecuari, Alexander Pulalo, Bima Sakti, dan Indriyanto Nugroho. Dua nama terakhir itulah yang baru saja membawa timnas U-16 juara.
Dengan pengalaman dan kemampuan Bahasa Italia serta Spanyol yang cukup bagus, Bima Sakti kemudian mendapatkan kesempatan langka saat beralih profesi menjadi pelatih. Pada 2017, dirinya ditunjuk menjadi asisten Luis Milla.
Sama seperti pelatih-pelatih PSSI Primavera saat Bima Sakti berguru dengan Luis Milla, Bima Sakti mendapatkan ilmu penguasaan bola ala tim Matador yang legendaris. Dan, itu sangat berguna di Piala AFF U-16 2022.
Ketika Luis Milla berhenti, keberuntungan masih menaungi Bima Sakti. Kali ini, dia mendapatkan mentor lain yang tak kalah hebat. Dia adalah Shin Tae-yong. Bersama Nova Arianto, Bima Sakti menjadi anggota tim kepelatihan STY. Nova Arianto membantu tim U-19, U-23, dan senior. Sedangkan Bima Sakti di U-16.
Dari Shin Tae-yong, Bima Sakti belajar disiplin, kerja keras, semangat juang, serta kerendahan. Dan, itu bisa terlihat dari penampilan Garuda Muda selama Piala AFF U-16 2022. Dengan tepat, Bima Sakti menerapkan semua yang dikerjakan Shin Tae-yong. Mulai dari larangan gadget, denda jika terlambat, pakaian, hingga dilarang sombong.
Dengan banyaknya ilmu dan pengalaman, tak heran jika Bima Sakti mampu membawa tim muda ini menjadi juara di piala AFF U-16 tahun ini. Sukse selalu bagi Garuda Muda
Baca Juga: Mengenal Lapangan Bima Sakti di Balikpapan, Kenangan Legenda Sepak Bola Nasional
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Terungkap! Sikka Punya 30 Pub tapi Mayoritas Bodong, Jadi Sarang Eksploitasi Perempuan?
-
Purbaya Sentil BPKP soal Audit 10 Perusahaan Sawit Diduga Manipulasi Ekspor CPO
-
Meki Nawipa Lepas Ekspor Perdana Hasil Perikanan Papua Tengah ke Pasar Internasional
-
4 Cushion Wardah yang Terbukti Laris untuk Base Makeup Flawless, Lengkap Harga dan Review
-
Nama Sederhana Bukan Aib, Melainkan Satu Privilege yang Mempermudah Hidup
-
2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja
-
Buntut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Veronika Lake
-
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Akan Ajukan Banding
-
Menjual Pesona Masa Lalu: Misi Besar Bandar Lampung Ubah Bangunan Bersejarah Jadi Magnet Rupiah
-
Purbaya Jamin Lahan Hibah Meikarta 30 Hektare Tak Bebani APBN Saat Dikelola Danantara